Kandang Kambing Mewah Rp 400 Juta di Tuban, Ada TV dan Karaoke Buat Nongkrong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan kandang kambing mewah di Tuban seharga Rp 400 juta, dilengkapi fasilitas fantastis. SP/ TBN
Penampakan kandang kambing mewah di Tuban seharga Rp 400 juta, dilengkapi fasilitas fantastis. SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebuah kandang kambing seharga Rp 400 juta di Tuban mendadak viral di media sosial usai diunggah dan dibagikan oleh akun @nyonyasega di media sosial Tiktok. Kandang kambing ini bahkan dilengkapi dengan fasilitas lengkap dan terbilang mewah.

Kandang kambing yang viral tersebut milik warga setempat bernama Jericho (27) dengan Gita Nurliya (23) warga Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Tuban, Jawa Timur. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang telah menikah 2 tahun lalu.

Jericho mengungkapkan alasan mereka membangun tempat itu. Hobi nongkrong menjadi tujuan pembangunan kandang.

"Kandang ini sengaja kami buat dengan indah dan bersih serta bernuansa estetika karena saya ini masih muda, suka nongkrong di kafe," kata Jericho.

Ia dan istrinya sejak dahulu sudah memiliki keinginan beternak kambing. Untuk itu, ia membangun kandang senyaman mungkin agar bisa dibuat nongkrong.

"Punya cita-cita kalau mau ternak kambing ingin bisa digunakan untuk bersantai atau nongkrong bersama teman-teman," ucapnya.

Sega sapaannya mengungkapkan kambing miliknya yakni jenis kambing Breeding yakni berarti usaha beternak kambing baik dari pembibitan ternak besar atau ternak kecil, susu dan daging sehingga dapat menghasilkan keuntungan lebih besar. 

“Ini jenis kambing Breeding, kalau pembuatan kandangnya bisa sampai Rp 400 juta belum sama isi kambingnya,” ucap Sega, Selasa (29/08/2023).

Bangunan kandang yang terbuat dari kayu itu juga nampak mewah karena ada fasilitas televisi hingga karaoke untuk hiburan bagi karyawannya, bahkan lantai kandang tersebut bisa dibuat lesehan atau tiduran karena saking bersihnya.

Selain itu, di halaman belakang juga terdapat bangunan kecil ukuran 3×2 meter sebagai tempat atau dapur khusus keperluan perawatan kambing Breeding dari pembuatan vitamin dan susu untuk perawatan anak kambing.

Nekat Resign Instansi Pemerintah Luar Kota Demi Beternak Kambing

Ia juga menceritakan, sebelumnya Sega merupakan staf di instansi pemerintah luar kota, namun kini dirinya memilih resign dan beralih berternak kambing Breeding. Bahkan Sega juga telah mempunyai usaha ternak ayam dan sekarang fokus pada hewan ternaknya. 

“Awalnya saat masih bekerja di luar kota, punya ternak ayam, Alhamdulillah sekarang ini ingin pengembangan di kambing Breeding,” cerita Sega.

Dalam kurun waktu 2 tahun berjalan usaha ternak kambingnya berjalan dengan lancar, sebagian kamar telah terisi puluhan anak kambing Breeding yang didatangkan dari luar kota, pembibitan dan pemeliharaan untuk dipersiapkan keperluan kontes.

Kandang kambing yang berisi 24 ruangan tersebut digunakan untuk ternak kambing kontes dan aqiqah. Saat ini, terdapat 11 ekor kambing kontes di sana.

“Iya memang pure atau kandang ini untuk banyak macam-macam kambing. Ada kambing yang buat kontes ada, untuk akikah ada, untuk kurban ada, jadi kita menyediakan beberapa macam kambing di sini,” pungkasnya.

Tak hanya kambingnya saja, kotorannya pun dapat diolah menjadi pupuk kompos yakni dengan cara digiling menggunakan alat mesin selep yang juga dilakukan oleh para karyawannya. “Kalau malam ramai pure sini sebab sering kita putarkan wayang kulit kesukaan mbah-mbah,” kata Sega.

Ia berharap kedepan pengembangan kandang tak hanya menjual kambing saja, namun juga bisa menjadi sentra kambing kontes kecantikan, kambing untuk kurban dan kambing untuk aqiqah. tbn-01/dsy

Berita Terbaru

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Polres Blitar Kota Laksanakan Kegiatan Pengamanan Penyaluran Bansos

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna tertib dan amanya pelaksanaan Pembagian Bantuan Sosial dari Pemkab Blitar, pada hari ini Kamis, 4 Juni 2026 Jumat 5 Juni 08.00…

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

DPRD Kota Madiun Rampungkan Pembahasan Tiga Raperda Inisiatif 

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun telah merampungkan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif yang dibahas melalui penyampaian …

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Riset Baru Tunjukan Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Klinis dan Ekonomis Atasi Masalah Gizi Anak

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 12:34 WIB

Untuk Wujudkan Generasi Emas 2045 Bebas Stunting…

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Ditenggarai Ada Tokoh Tokoh Besar Dibalik Korupsi di BGN, Irjen (Purn) Sony Sonjaya, Siap Jadi Justice Collaborator

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengacara mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, Krisna Murti menyebut, Sony siap membuka nama-nama besar…