Usai Deklarasi Anies-Cak Imin, Ketua PBNU: NU dan Cak Imin, Beda!"

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bersamaan deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, di Surabaya, Jawa Timur, Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi menegaskan PBNU tidak dalam posisi dukung-mendukung.

"Ini sepenuhnya wilayah parpol pengusung, PBNU tidak dalam posisi dukung-mendukungnya," kata Gus Fahrur kepada wartawan, Sabtu (2/9/2023).

Fahrur mengatakan suara nahdliyin tidak otomatis bisa disatukan oleh siapa pun. Dia mencontohkan pada Pemilu 2019, tidak semua suara nahdliyin memilih pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Saya kira ini akan cukup meramaikan suasana pilpres, tapi tidak otomatis suara nahdliyin bisa disatukan oleh siapa pun. Pengalaman pemilu yang lalu, suara nahdliyin sangat cair, tidak semua memilih Jokowi-KH Ma'ruf Amin," kata Fahrur.

"Tapi ini akan semakin menjadikan posisi NU sangat penting, karena pemilih tradisional nahdliyin masih sangat besar jumlahnya," imbuhnya.

Fahrur mengatakan saat ini mungkin semua kandidat calon presiden sedang melirik cawapres dari nahdliyin. Hal itu, kata Fahrur, supaya dapat menggaet suara pemilih dari NU.

"Mungkin semua kandidat capres akan melirik cawapres nahdliyin juga, agar dapat menggaet suara pemilih NU, nama seperti Pak Mahfud Md, Ibu Khofifah, Erick Thohir, menjadi kandidat cawapres yang sangat menarik," ujarnya.


PBNU Pertegas Sikap
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago memprediksi bahwa PBNU ingin mempertegas sikap mengenai netralitas organisasi NU agar tidak ditarik-tarik ke ranah politik pada Pemilu 2024.

"NU dengan Cak Imin ini kan sudah beda. Jadi ada kemungkinan Ketum PBNU akan menyampaikan agar organisasi keagamaan NU ini tidak dibawa ke ranah politik praktis," tuturnya di Jakarta, Sabtu (2/9/2023).

Ia ingatkan, sejak PBNU dipimpin oleh KH Yahya Cholil Staquf, hubungan PKB dan PBNU, sudah tidak semesra dulu kali.
"Sampai saat ini NU dan PKB belum bisa berdamai. Jadi kader NU itu belum tentu ikut Cak Imin," ujar Pangi. (erc/rmc)

Berita Terbaru

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, didampingi Dinas Sosial berkunjung ke Kecamatan Taman, untuk melihat secara langsung keberadaan warga …

Warga Darmo Surabaya Geger, Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Terkunci

Warga Darmo Surabaya Geger, Pria 40 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Terkunci

Senin, 13 Apr 2026 14:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Warga di kawasan Jalan Darmo, tepatnya di sekitar Taman Bungkul, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, digegerkan…

Sempat Dihantam Isu Miring, DPRKP-CK Lamongan Tegaskan Proyek Revitalisasi dan Landscape  Lapangan Gajah Mada Sesuai RAB

Sempat Dihantam Isu Miring, DPRKP-CK Lamongan Tegaskan Proyek Revitalisasi dan Landscape Lapangan Gajah Mada Sesuai RAB

Senin, 13 Apr 2026 14:52 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sempat dihantam isu miring  atas dugaan ketidakberesan proyek pembangunan revitalisasi dan landscape  Lapangan Gajah Mada L…

BPBD: Lapuk Dimakan Usia, Bangunan SD di Desa Bendo Magetan Roboh

BPBD: Lapuk Dimakan Usia, Bangunan SD di Desa Bendo Magetan Roboh

Senin, 13 Apr 2026 14:48 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan -  Melihat cuaca yang sering ekstrem, terutama potensi bencana hidrometeorologi pada musim peralihan dari hujan ke kemarau yang rawan …

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, baru-baru ini menemukan sebanyak 90 orang di…