Anies Akui Prabowo, Keluarga Intelektual Terpandang

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 23 Apr 2024 21:06 WIB

Anies Akui Prabowo, Keluarga Intelektual Terpandang

i

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat mengucapkan selamat kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan, mengakui presiden terpilih Prabowo Subianto, berasal dari keluarga intelektual yang amat terpandang.

Prabowo juga dinilai  seorang patriot.

Baca Juga: MK Lempar Masalah TSM ke Bawaslu

Anies percaya Prabowo mampu mengembalikan dan menjaga nilai-nilai demokrasi saat memimpin Indonesia ke depan.

"Saya sempat berkali-kali ditanya pendapat pribadi tentang Pak Prabowo, dan saya jawab beliau adalah seorang patriot. Hari ini saya terus mempercayai sebagai seorang patriot," ujar Anies dalam video Sikap AMIN Terhadap Putusan MK yang diunggah di akun youtube @Anies Baswedan pada Senin malam (22/4/2024).

Menurut dia, Prabowo adalah seorang yang telah mengalami pendidikan modern sejak usia belia.

“Pak Prabowo tentu paham bahwa dalam demokrasi yang baik, menerima keberadaan oposisi sebagai partner dalam bernegara, menjaga kesimbangan dan independensi tiga cabang kekuasaan yaitu eksekutif, legislatif, yudikatif,” tuturnya.

Baca Juga: AMIN dan Ganjar, Akui Saksinya Dintimidasi

 

Prabowo Diharap Jamin Pers

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta Prabowo agar dapat menjamin kebebasan media sebagai pilar keempat demokrasi. “Serta yang tidak kalah penting menjaga kebebasan rakyat dalam bersuara, dalam mengungkapkan pendapat, dalam berserikat berkumpul, demi sebuah proses demokrasi,” kata dia.

Baca Juga: Dugaan Nepotisme Jokowi 'Dijlentrekkan' di Gedung MK

Ganjar kemudian menyoroti dissenting opinion yang disampaikan tiga hakim yaitu Saldi Isra, Enny Nurbaningsih, dan Arief Hidayat. Menurut dia, dissenting yang disampaikan menarik.

Ganjar menilai tiga hakim itu tidak hanya menjadikan MK sebagai kalkulator, namun lebih bicara substantif. Bahkan, kata Ganjar, Arief Hidayat sampai mengabulkan.

"Maka artinya nurani hakim punya ruang sendiri untuk mengekspresikan dalam bentuk putusan dan saya kira ini adalah proses panjang yang harus kita hormati," tambah Anies. n jk/erc/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU