Mantan Camat Padangan Heru Sugiarto Jadi Saksi di Persidangan PN Tipikor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Heru Sugiarto (belakang) dan Sakri (depan) dalam persidangan kasus dugaan korupsi dana BKKD di PN Tipikor. SP/ Hikmah
Heru Sugiarto (belakang) dan Sakri (depan) dalam persidangan kasus dugaan korupsi dana BKKD di PN Tipikor. SP/ Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Mantan camat Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan. Heru yang kini menjabat sebagai kepala DP3KB Bojonegoro itu, jadi saksi di kasus dugaan korupsi dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dengan terdakwa Bambang Sujatmiko, selaku kontraktor.

Heru Sugiarto datang dengan dua saksi lain yakni Supriyanto kepala desa Dengok dan Sakri Kepala Desa Purworejo. Dalam persidangan kedua kades mengatakan, sebelum pelaksanaan pembangunan proyek BKKD, kades mengaku diajak camat berkumpul beberapa kali di pendopo kecamatan, dan beberapa kali di kebun jambu milik kades Dengok.

Kemudian, para kades mengaku dikenalkan dengan terdakwa Bambang Sujatmiko selaku kontaktor oleh camat Padangan Heru Sugiarto. Saat itu disebutkan jika ada total 9 desa yang menerima BKKD dan disarankan memakai jasa Bambang Sujatmiko.

Dalam fakta persidangan juga disebutkan jika proses pengerjaan proyek BKKD dilaksanakan tanpa lelang meski nilai proyek lebih dari Rp 200 juta.

Kedua kades mengatakan, hal itu dikarenakan saran dari camat yang katanya proses lelang sudah diurus oleh Bambang Sujatmiko selaku kontraktor. Lebih lanjut, saksi Sakri selalu kades Purworejo mengatakan ada ancaman dari Camat Pandaan jika ada kepala desa yang tidak memakai jasa Bambang Sujatmiko.

"Kalau ada yang tidak pakai jasa pak Bambang saya tidak ikut campur kalau ada apa-apa" jelas Sakri menirukan ucapan camat, Selasa (12/09/2023).

Selanjutnya giliran mantan camat Padangan Haru Sugiarto saat tanyai oleh jaksa mengatakan dirinya tidak pernah mengkoordinir para kades untuk memakai jasa Bambang Sujatmiko. Heru juga berdalih jika para kades sudah lebih dulu kenal Bambang Sujatmiko ketimbang dirinya.

Masih kata Heru, awalnya Bambang datang sendiri ke ruangannya sebelum pertemuan dengan para kades digelar. Heru pun ngotot tidak pernah mengenalkan Bambang ke para kades, apalagi mengarahkan para kades memakai jasa kontraktor Bambang untuk proyek BKKD.

Heru juga mengatakan jika dirinya terus mengingatkan para kades agar menjalankan proyek sesuai regulasi dengan menerapkan lelang.

Dalam persidangan Heru Sugiarto sempat diingatkan majelis hakim berkali-kali agar memberikan keterangan yang sebenar-benarnya. Dikarenakan jika terbukti memberikan keterangan palsu bisa saja status saksi Heru berubah jadi tersangka.

Di sisi lain Pinto Utomo selalu kuasa hukum Bambang Sujatmiko mengatakan jika Bambang merupakan mantan pegawai dinas PU yang tentu memiliki kompetensi di bidang pembangunan infrastruktur dan sering mengerjakan proyek serupa.

Masih kata Pinto jika kliennya tidak mungkin tidak menyelesaikan pekerjaan jika tidak ada masalah keuangan atau masalah pembayaran.

"Kami jelaskan berkali-kali jika masalah tidak selesainya proyek ini bukan pada klien kami, melainkan mekanisme pembayaran yang terlambat menyebabkan proyek tidak jalan" jelas Pinto Utomo usai persidangan. Hk/hik/dsy

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …