Pengguna Jasa Keluhkan Pembatasan Jam Pelayanan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
drh.Cicik Sri Sukarsih,M.
drh.Cicik Sri Sukarsih,M.

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - drh. Cicik Sri Sukarsih,M, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya kepada media ini mengatakan, pelayanan publik yang diterapkan di lingkungan kerjanya berpedoman standart pelayanan publik berdasarkan UU No.25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Peraturan Pemerintah No.96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No.25 Tahun 2009.

"Dengan program kerja reformasi birokrasi yang tengah digulirkan pemerintah, BBKP Surabaya selalu meningkatkan kinerjanya agar semakin efektif, efisien, transparan, responsif, dan akuntabel. Standar pelayanan merupakan pedoman bagi pelaksana pelayanan di lingkungan BBKP Surabaya dalam melaksanakan tugas pelayanan dan sebagai informasi bagi masyarakat pengguna pelayanan di lingkungan BBKP Surabaya," kata Cicik.

Namun fakta di lapangan, pelaksanaan pelayanan publik yang efektif, efesien, transparan, responsif dan akuntabel diduga belum terlaksana sesuai amanat UU No.25/2009 tentang Pelayanan Publik dan PP No.19/2012 tentang pelaksanaan UU No.25/2009. Buktinya, pelayanan publik di Balai Besar Karantina Tumbuhan tidak efektif dan efesien.

Salah satu pengguna jasa kepada koran ini mengatakan, untuk proses pengajuan PC, dari pemeriksaan barang hingga terbitnya PC melalui proses cukup panjang dan bertele-tele, tidak efektif dan efesien. Petugas tidak responsif.

" Proses pengajuan pemeriksaan barang hanya dibatasi pukul 13.00 Wib, jika lebih dari pukul 13.00, dokumen akan diproses besoknya. Untuk upload penyelesaian dokumen phytosanitary juga dibatasi hingga pukul 12.00 wib, dan bila terjadi revisi dokumen di atas jam 13.00 wib, maka dokumen tersebut akan diproses pada besoknya. Setelah dokumen penyelesaian terproses, kita masih menunggu konfirmasi atas dokumen tersebut kurang lebih 1 jam baru akan keluar rincian beaya PNBP phyto. Selanjutnya kita menunggu kode billing 15 digit kurang lebih 1 hingga 2 jam lamanya, baru kita bisa membayar PNBP dokumen phyto," terangnya panjang lebar.

Proses yang panjang dan begitu rumit ini menengarai pelaksanaan pelayanan publik di Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya tidak sejalan dengan amanatkan Perpres No.50 Tahun 2022 Tentang Penghasilan Pejabat Adminitrasi Yang Terdampak Penataan Birokrasi.

Dia menambahkan, untuk konfirmasi pengajuan dokumen ini, terkadang petugas juga kurang responsif. "Masak, untuk konfirmasi pengajuan dokumen saja, kita harus beberapa kali bertanya dan memantau prosesnya, alibi yang kerap disampaikan petugas karena volume pengajuan PC yang menumpuk," ungkap pengguna jasa itu.

Semangat untuk memangkas birokrasi yang panjang ini Presiden Jokowi mengeluarkan Perpres No.50 Tahun 2022 Tentang Penghasilan Pejabat Adminitrasi Yang Terdampak Penataan Birokrasi yang kemudian disusul terbitnya Permenpan RB No.7 Tahun 2022 Tentang Sistem Kerja Pada Instansi Pemerintah.

Berdasarkan Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Sistem Kerja Pada Instansi Pemerintah Untuk Penyederhanaan Birokrasi, yang dimaksud Sistem Kerja adalah serangkaian prosedur dan tata kerja yang membentuk suatu proses aktivitas pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. Penyesuaian Sistem Kerja adalah perbaikan dan pengembangan mekanisme kerja dan proses bisnis Pegawai Aparatur Sipil Negara dengan memanfaatkan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Mekanisme Kerja adalah proses dan cara kerja organisasi yang menggambarkan alur pelaksanaan tugas Pegawai Aparatur Sipil Negara yang dilakukan dalam suatu sistem dengan mengedepankan kompetensi, keahlian dan/atau keterampilan. eru

Berita Terbaru

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Hari Koperasi Ke-79, Lamongan Gelar Fun Walk Insan Koperasi bersama Mahasiswa Internasional

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Puncak peringatan Hari Koperasi Ke-79 Tahun 2026 di Lamongan digelar berbeda. Sebagai wujud syukur atas perjalanan Gerakan…

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Bupati Pasarkan Produk Lokal Lamongan pada Mahasiswa Mancanegara

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menerima kunjungan 162 partisipan 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga dari 43 negara, Bupati…

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 Resmi Ditutup, Bantar Angin Raih Juara Umum

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Turnamen Jujitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 resmi ditutup pada Minggu (26/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2…

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Dosen Komunikasi: Pernyataan Londo Ireng Perlu Jadi Momentum Perbaikan Komunikasi Publik

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut istilah "Londo Ireng" dalam pidatonya pada puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai K…

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Perjuangan Manusia Melawan Kekuasaan Adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kalimat Milan Kundera itu terasa semakin penting ketika sebuah bangsa mulai berjarak dari peristiwa-peristiwa yang membentuk…

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Tingkatkan Perekonomian, Pemkab Sumenep Kembangkan Pertanian Hidroponik

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

Minggu, 26 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mulai mengembangkan usaha…