3000 Anak di Kota Surabaya Putus Sekolah, Legislator Desak Dispendik untuk Dituntaskan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Komisi D mendesak pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk tuntaskan permasalahan anak putus sekolah di Kota Pahlawan. SP/Dok Cahyo Siswo Utomo
Anggota DPRD Komisi D mendesak pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk tuntaskan permasalahan anak putus sekolah di Kota Pahlawan. SP/Dok Cahyo Siswo Utomo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya, - Anggota DPRD Komisi D Cahyo Siswo Utomo resah akan kondisi 3000 anak di Surabaya yang saat ini  tidak sekolah.

 Kendati demikian, Cahyo mendesak Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk memastikan secara jelas terkait anak yang putus sekolah, yang utamanya tidak diterima PPDB 2023 melalui jalur manapun termasuk zonasi. 

"Hari ini saja masih ada 3000an anak lebih yang putus sekolah. Baik itu belum dapat sekolah karena zonasi maupun permasalahan lainnya," ujar Cahyo, yang diterima langsung oleh Surabaya Pagi, Minggu, (24/9/2023). 

Cahyo meminta pihak Dispendik harusnya lebih aktif dalam menyelesaikan permasalahan ini, salah satunya dengan menelusuri atau terjun langsung. 

 Tak hanya itu, Cahyo memberi saran agar Dispendik juga berkoodinasi dengan pihak kelurahan dan camat di Kota Pahlawan , untuk menelusuri berapa jumlah anak yang ada di kawasan tersebut.

 “Dispendik juga harus membuka layanan aduan, dengan memastikan anak-anak mendapatkan sekolah,” papar pria yang juga menjabat sebagai ketua fraksi PKS DPRD Kota Surabaya.

 "Jangan sampai (Dispendik) tidak melaksanakan Undang Undang nomor 20 tahun 2003 terkait sistem pendidikan nasional," imbuhnya.

 Sebagai informasi, yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003, bahwasanya stiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. 

Serta, pemerintah daerah juga wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. 

Sementara itu, tak luput ia juga mengajak masyarakat serta stakeholder lain, apabila mengetahui ada anak yang belum sekolah dilingkungan sekitar untuk segera konfirmasi ke pihak kelurahan, kecamatan atau bisa langsung ke Dinas Pendidikan kota Surabaya. 

“Agar mereka segera mendapatkan sekolah. Karena anak hari ini adalah masa depan bangsa, sehingga harus dipastikan pendidikannya,” papar Cahyo.

 “Dan hal itu sebagai bentuk tanggung jawab kita semua terhadap masa depan negeri ini,” sambungnya. ain/ana

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…