Tak Berizin Pembukaan Mie Gacoan Kota Kediri Ganggu Pembelajaran Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Siswa SDN Banjaran IV Kota Kediri terganggu dengan adanya tempat usaha Mie Gacoan yang berlokasi berdempetan. Pasalnya, suara exhaust milik tempat usaha tersebut terdengar sangat kencang hingga mengganggu pembelajaran siswa.

Tempat usaha yang diduga belum memiliki izin ini sudah berdiri hampir 2 bulan. Sejak dibukanya usaha tersebut, pembelajaran para siswa terpaksa harus memakai pengeras suara.

Kepala SDN Banjaran IV Kota Kediri, Malik mengatakan, sejauh ini pihak sekolah sudah mengalah harus memakai pengeras suara saat melakukan kegiatan belajar mengajar.

“Suara bisingnya mulai sejak tempat itu buka pagi. Jadi siswa tidak bisa fokus karena tidak mendengar saat guru menjelaskan,” ujarnya, Senin (25/9/2023).

Dari kejadian ini ia sudah sempat menegur pihak managemen Mie Gacoan untuk segera mencari solusi agar para siswa tidak terganggu. Namun sepertinya keluhannya tidak segera mendapat respon. Oleh sebab itu, Malik akhirnya mengadu kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.

“Kita hanya ingin kondisi ini segera kembali normal. Para siswa bisa kembali fokus dalam belajar mengajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Edi Darmasto mengatakan pihaknya langsung melakukan peninjauan lokasi bersama tim gabungan.

“Sampai saat ini masih rapat. Memang untuk tempat usaha itu ada yang kurang izinnya. Kita juga terus kejar agar segera dilengkapi,” tandasnya saat dihubungi melalui ponselnya.

Sementara itu, petugas gabungan dari DPMPTSP, DLHKP, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PUPR, Dinas Perhubungan, dan Kesbangpol Kota Kediri, menindaklanjuti laporan dari SDN Banjaran 4 Kota Kediri.

Dari hasil cek lokasi, petugas juga mendapati Mie Gacoan juga melanggar batas uji kebisingan. Dari hasil sementara standar tingkat uji kebisingan diketahui melebihi batas hingga mencapai 60 desibel (db). Can

Berita Terbaru

Kemlu Tunda Umrah, AMPHURI Bolehkan Travel Umrah

Kemlu Tunda Umrah, AMPHURI Bolehkan Travel Umrah

Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masalah keberangkatan umrah ramadan yang tinggal dua pekan, masih simpang siur. Ketua Umum DPP AMPHURI, Firman M Nur mengatakan…

Saat Konflik AS-Israel VS Iran, Umrah Mandiri Risiko Tanpa Perlindungan Hukum

Saat Konflik AS-Israel VS Iran, Umrah Mandiri Risiko Tanpa Perlindungan Hukum

Kamis, 05 Mar 2026 19:45 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kondisi saat ini banyak jemaah umrah asal Indonesia tertahan di Arab Saudi dan belum dapat kembali ke Tanah Air sesuai jadwal…

Kemendagri Beri Tip Kepala Daerah tak Punya Latar Belakang Pemerintahan

Kemendagri Beri Tip Kepala Daerah tak Punya Latar Belakang Pemerintahan

Kamis, 05 Mar 2026 19:44 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan tanggung jawab tersebut harus dipahami sejak awal saat seseorang…

KPK Nyatakan Modus Dugaan Korupsi Bupati Pekalongan Rumit

KPK Nyatakan Modus Dugaan Korupsi Bupati Pekalongan Rumit

Kamis, 05 Mar 2026 19:42 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:42 WIB

Ditemukan Konflik Kepentingan Bupati, Suami dan Anak Dalam Proyek Senilai Rp 46 miliar   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) …

Pekerja Migran Sumbang Rp 253 Triliun Diusik DPR-RI

Pekerja Migran Sumbang Rp 253 Triliun Diusik DPR-RI

Kamis, 05 Mar 2026 19:15 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia, Rieke Diah Pitaloka, ungkap para pekerja…

Setan Jin dan "Setan Manusia"

Setan Jin dan "Setan Manusia"

Kamis, 05 Mar 2026 19:14 WIB

Kamis, 05 Mar 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ramadhan kita sering dengar narasi setan dikerangkeng. Narasi "setan dikerangkeng" saat Ramadan merujuk pada hadis sahih…