50 Perusahaan Ikuti Job Fair yang Digelar Dinas Ketenagakerjaan Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat ditemani Wabup dan Kadis Ketenagakerjaan meninjau stand salah satu perusahaan yang menyediakan lowongan pekerja. SP/MUHAJIRIN 
Bupati saat ditemani Wabup dan Kadis Ketenagakerjaan meninjau stand salah satu perusahaan yang menyediakan lowongan pekerja. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebanyak 50 perusahaan ambil bagian dalam Job Fair yang digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lamongan, pada beberapa waktu  lalu di Lamongan Sport Center, yang  menyediakan 3.087 lowongan  berbagai pekerjaan.

Job fair yang mempertemukan pencari pekerja dengan penyediaan pekerja ini, bergerak di perusahaan perbankan, perusahaan penjualan dan pemasaran, kesehatan dan kedokteran, purchasing atau pembelian, pertokoan, supermarket, perekrutan tenaga kerja luar negeri, pabrik dan manufaktur, kecantikan, konstruksi dan bangunan serta lain-lainnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Agus Cahyono menyebutkan, ke 50 perusahaan ini berada di Lamongan dan daerah sekitar, dengan kualifikasi pendidikan mulai dari tingkat SMP, SMA, SMK sampai dengan sarjana S1. Adapun peserta yang mengikuti Job Fair ini , de terdaftar sebanyak 1.452.

"Alhamdulillah antusias pencari pekerja dengan memanfaatkan Job Fair cukup tinggi, setidaknya ada sekitar 1.452 pekerja yang mendaftar semoga mereka semua terima sesuai dengan kebutuhan perusahaan," jelasnya.

Bupati Yuhronur Efendi dalam kesempatan membuka Job Fair dan meresmikan Aplikasi Pelayanan Informasi Ketenagakerjaan Terpadu (Peliket) mengaku bangga dengan inovasi serta terobosan yang dilakukan oleh Dinas Ketenagakerjaan dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui aplikasi.

"Ini terobosan yang perlu diapresiasi dengan melaunching  Aplikasi Peliket atau Pelayanan Informasi Ketenagakerjaan Terpadu), dimana aplikasi ini merupakan aplikasi penyedia informasi terkait lowongan kerja, pemagangan, hingga pelatihan kerja," ungkapnya.

Disebutkannya aplikasi peliket ini, diharapkan akan dapat memudahkan para pencari kerja dalam mendapatkan informasi lowongan kerja sepanjang tahun.

"Ini kegiatan rutin yang kita lakukan untuk memberikan jembatan bagi para pencari kerja dan sekaligus perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja," kata bupati yang kerap dipanggil Pak Yes ini menambahkan.

Peliket sendiri katanya, bisa di download di Play Store, dengan harapan bahwa sepanjang tahun para pencari kerja ini bisa melihat di aplikasi terkait lowongan pekerjaan. "Jadi kalau mencari kerja lebih mudah lagi, ada Aplikasi Peliket dengan saat ini tergabung 92 perusahaan yang akan terus diupdate," terangnya sambil menegaskan peliket selain dapat diunduh melalui Play Store, juga dapat dibuka melalui website peliket.lamongankab.go.id .

Sementara itu, bupati dalam kesempatan ini tidak hanya melaunching aplikasi pencari kerja, pada kesempatan tersebut Pak Yes juga melantik FKLPKS (Forum Komunitas Lembaga Pelatihan Kerja Swasta), menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan, juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada perusahaan yang peduli terhadap pekerja disabilitas.

"FKLPKS ini agar terus memberikan bekal kepada para pencari kerja agar mempunyai skill dan kemampuan terlatih, mempunyai skill tambahan sehingga memiliki daya saing," harapannya.

Ia juga mengucapkan terima kasih juga kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membersamai pekerja sehingga lebih tenang dan produktif dalam bekerja. "Terima kasih juga kepada para perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi pada disabilitas, semoga penghargaan ini akan mampu menginspirasi dan memotivasi bagi perusahaan lainnya," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…