Di Sidoresmo Surabaya, Anies Resmikan Posko Aswaja bersama Ratusan Ulama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Presiden dari koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan saat mengunjungi Kampung pondok pesantren tertua Surabaya di Sidoresmo, Surabaya, Minggu (01/10/2023). SP/ Riko
Calon Presiden dari koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan saat mengunjungi Kampung pondok pesantren tertua Surabaya di Sidoresmo, Surabaya, Minggu (01/10/2023). SP/ Riko

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kampung pondok pesantren tertua Surabaya di Sidoresmo kembali mendatangkan Calon Presiden dari koalisi Perubahan, Anies Rasyid Baswedan. Kali ini dalam rangka peresmian Posko ASWAJA sekaligus Haul KH Mas Sulaiman Mojoagung.  

Ratusan kyai santri dan masyarakat umum hadir di dilingkungan Sidoresmo ndalem untuk bertemu sekaligus mendoakan Anies Baswedan yang sudah dua kali datang di kampung tersebut.

Koordinator Aswaja KH Mas Faqih Hudin mengatakan asal mulanya aswaja itu dikarenakan beberapa kyai bertemu menimbang dan memikirkan, calon presiden yang pantas didukung Rakyat adalah Anies Baswedan. Sehingga dibentuk Aswaja selain singkatan dari Ahlissunnah waljamaah sekaligus singkatan dari Anies Wajib Jadi.

“Sudah dibentuk di 36 kab/kota 532 Kyai yang siap mendukung dan memperjuangkan Anies-Muhaimin,” sebutnya usai pengajian di Surabaya, Minggu (01/10/2023).

Karena menurut para ulama dan santri di Sidoresmo, hanya Pak Anies yang sanggup menerima perubahan tentang pendidikan kesehatan dan akhlakul Karimah. 

“Nasehat dari kami hampir sama dengan para Kyai yang lain, kita sampaikan harapan dan doa yang sama untuk mendapat Ridho Allah kepada Anies dan Muhaimin,” sebutnya.

Alasan dukungan, menurut Kyai Mas Faqih Hudin, para kyai berharap dan memiliki keyakinan hanya Anies yang sanggup menerima amanah bangsa ini. 

“Mulai untuk perubahan kesehatan, pendidikan dan akhlakul karimah semua sepakat kalau Anies mampu melakukan perubahan-perubahan tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, bacapres Anies Baswedan mengaku menerima amanah dari para kyai Aswaja. "Ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan dari para ulama tersebut,” terang mantan gubernur DKI ini.

Menurutnya, dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa  tersebut. "Dukungan yang mereka berikan dalam waktu amat panjang. Melihat ini sebagai amanah, kepercayaan. InsyaAllah kami emban sebaik-baiknya. Dan kami berharap juga agar perjuangan ini bisa mencapai ujungnya yaitu untuk menghadirkan keadilan,” jelas Anies didampingi Ketua DPW Nasdem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi (bu Jeannete) dan Caleg DPR RI Lita Mahfud Arifin.

Disinggung tentang sejumlah survei selalu di urutan terbawah, Anies mengaku tidak mempermasalahkan. Karena survei capres di tiga bulan lalu, dua bulan lalu sampai sebulan lalu adalah menggambarkan pada hari itu. 

“Survei boleh naik turun. Kami yang penting terus menjangkau, silaturahmi dan bertemu dengan semua. Karena angka-angka itu bisa gonta-ganti,” ujarnya.

Pengalamanku saat pilkada DKI Jakarta 2017 lalu cukup dijadikan pelajaran. Dimana tidak ada satupun survey yang menempatkan Anies nomer dua apalagi nomer satu. Semuanya menempatkan di nomor tiga. 

“Apakah benar hasilnya seperti itu? Ternyata tidak. Jadi sekarang kami konsentrasi sosialisasi, karena kami yakin bahwa Rakyat Indonesia menginginkan adanya keadilan pembaharuan, itulah yang kami tawarkan,” pungkasnya. rko

Berita Terbaru

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…