KemenPPPA dan KPAI Apresiasi Berbagai Inovasi Surabaya untuk Perlindungan Anak

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di Kompleks Balai Pemuda Surabaya. SP/ Al Qomaruddin
Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di Kompleks Balai Pemuda Surabaya. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memenuhi hak sekaligus memberikan perlindungan kepada anak mendapat apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di Kompleks Balai Pemuda Surabaya, Rabu (29/7).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menilai, Surabaya telah menghadirkan berbagai inovasi yang berorientasi pada pemenuhan hak dan perlindungan anak. Menurutnya, berbagai upaya tersebut turut mengantarkan Surabaya mempertahankan predikat Kota Layak Anak kategori Utama selama tujuh tahun berturut-turut.

"Banyak sekali inovasi yang dilakukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak di Kota Surabaya. Salah satu prestasi yang diraih oleh Kota Surabaya adalah mendapatkan predikat utama untuk kota layak anak selama tujuh kali berturut-turut," ujar Menteri Arifah.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KPAI, Aris Adi Leksono. Ia menilai, komitmen Pemkot Surabaya dalam memberikan perlindungan kepada anak terwujud dari berbagai kebijakan dan penghargaan.

"Ini kami catat sebagai sebuah komitmen pemerintah daerah untuk kemudian memberikan pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak, khususnya untuk arek-arek Surabaya," kata Aris.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, Pemkot Surabaya terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak. Salah satu capaian yang diraih adalah pengakuan sebagai kota layak anak tingkat internasional melalui sertifikasi Child Friendly Cities Initiative (CFCI) dari UNICEF, serta predikat Learning City dari UNESCO.

"Surabaya ini bukan yang terbaik, tapi kami ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak kami. Maka Surabaya ini Alhamdulillah dengan segala kekurangan kami, kami bisa menjadi kota layak anak internasional mendapatkan sertifikasi CFCI dari UNICEF," ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang selama ini ikut membangun ekosistem perlindungan anak di Kota Surabaya.

"Karena itu, saya maturnuwun (terima kasih) untuk semua NGO dan lembaga yang terus bergerak bersama dengan kita semuanya," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga menuturkan bahwa Pemkot Surabaya terus memperkuat berbagai program pendampingan keluarga.Salah satunya yakni melalui Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), hingga kegiatan Sinau Bareng dan Ngaji Bareng yang telah berjalan di ratusan RW.

"Kami memiliki Sekolah Orang Tua Hebat. Sekolah Orang Tua Hebat ini kami lakukan di seluruh RW. Kami sudah mewisuda sekitar 70 ribu keluarga yang ada di Kota Surabaya. Untuk menyadarkan bahwa keluarga adalah rumah kita, bahwa keluarga adalah rumah anak-anak," katanya.

Menurut dia, keterlibatan anak juga menjadi bagian penting dalam proses pembangunan Kota Surabaya. Karena itu, pemkot memberikan ruang kepada anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui Forum Anak dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Kami ketika membangun Kota Surabaya, itu melibatkan anak-anak untuk Musrenbang, untuk menyampaikan pendapatnya," katanya.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya terus memperkuat perlindungan hak anak melalui kerja sama dengan berbagai lembaga penegak hukum dan peradilan. Salah satunya melalui program perwalian bagi anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua.

"Kami melakukan perwalian. Jadi ketika ada anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya, maka kami bergerak bersama dengan Pengadilan Tinggi, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dengan Kejaksaan, itu melakukan perwalian dalam satu tempat," ungkapnya.

Wali Kota Eri juga menyinggung kebijakan pembatasan penggunaan gawai yang telah diterapkan Pemkot Surabaya sebelum terbitnya kebijakan dari pemerintah pusat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemkot dalam melindungi tumbuh kembang anak.

"Karena buat kami ketika tidak melanggar aturan, maka kami Forkopimda berhak menjaga hak anak di Kota Surabaya," tegasnya.

Meski demikian, Wali Kota Eri menegaskan bahwa keberhasilan dalam membangun kota ramah anak merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, bukan semata-mata capaian dari Pemkot Surabaya.

"Saya ingin katakan bahwa Surabaya adalah milik semuanya. Kalau ada yang terbaik di Surabaya, bukan karena wali kotanya. Wali kota tidak akan pernah mampu bergerak tanpa Forkopimda yang hebat, tanpa lembaga yang hebat, tanpa NGO yang hebat, tanpa pengusaha-pengusaha yang hebat, tanpa perguruan tinggi yang hebat," pungkasnya. Alq 

Tag :

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…