Siaga Darurat El-Nino, Pemprov Jatim Bersama BNPB Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) percepatan penanganan bencana serta antisipasi bencana hidrometeorologi tahun 2023-2024 di BPSDM Jatim, Surabaya, Senin sore, (9/10/2023). SP/AINI
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) percepatan penanganan bencana serta antisipasi bencana hidrometeorologi tahun 2023-2024 di BPSDM Jatim, Surabaya, Senin sore, (9/10/2023). SP/AINI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur gelar rapat koordinasi (Rakor) percepatan penanganan bencana serta antisipasi bencana hidrometeorologi tahun 2023-2024 di BPSDM Jatim, Surabaya, Senin sore, (9/10/2023).

Rakor yang dipimpin secara langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S. Sos.,M.M, turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, anggota DPR RI Komisi 8 Ina Ammania dan Laksamana Madya TNI (Purn.) Moekhlas Sidik, M.P.A. dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jatim Adhy Karyono.

Tak hanya itu, ada pula kepala OPD Pemprov Jatim, Bupati, Pj Bupati, Wali Kota, serta Pj Wali Kota juga turut hadir.

Sementara itu, Suharyanto memaparkan bahwa akan meninjau secara langsung terkait fenomena El-Nino atau kekeringan yang menerpa beberapa wilayah di Jatim.

"Saya ke Jatim secara khusus bersama rekan-rekan legislatif meninjau terkait fenomena el nino atau kekeringan yang dialami oleh  masyarakat Jatim," kata Suharyanto, Selasa, (10/10/2023).

Seperti yang diketahui, Indonesia sedang menghadapi El Nino. Melansir dari BMKG, El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal, hal ini kerap yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah.

Akibat dari pemanasan ini meningkat secara terus-menerus, maka berpotensi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik bagian tengah pun ikut meningkat.

Sehingga, curah hujan khususnya di Indonesia semakin berkurang. Kendati demikian, dalam bahasa sederhanya El Nino adalah suatu fenomena alam yang memicu terjadinya kekeringan.

Sementara itu, menurut Suharyanto terdapat 21 kabupaten/kota di Jatim mengalami kekeringan air, yang mana lebih dari 2 minggu tidak ada curah hujan yang turun pada daerah tersebut. Sehingga mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

"Saat ini terdapat 21 daerah kabupaten kota di Jatim yang menderita kekeringan air dampak dari el nino," terang Suharyanto.

Melihat kondisi masyarakat yang kekurangan air, suatu keharusan kepala daerah yang sangkutan, untuk menetapkan status siaga darurat ada yang tanggap darurat atas kejadian tersebut.

"Ketika daerah menetapkan status, tentu saja kami dari pemerintah pusat, turun langsung memberikan bantuan untuk mengatasi itu semua," jelas Suharyanto.

Berdasarkan catatan BNPB, ada 12 kabupaten kota dengan status siaga darurat. Sedangkan untuk status tanggap darurat terdapat 9 kabupaten/kota.

BNPB juga menyalurkan bantuan berupa dana operasional siap pakai dan peralatan untuk 21 kab/kota tersebut.

Berikut rinciannya, berstatus siaga darurat yakni kabupaten Sumenep mendapat dana operasional siap pakai sebesar Rp 250 juta.

Namun, untuk kabupaten Bojonegoro, Sampang, dan Tuban mendapat peralatan siap pakai berupa 2 set torn air, 5 pompa alkon dan selangnya, 2 unit pompa jinjing, dan 2 unit tenda 4x4.

Kemudian ada Kabupaten Lamongan, Bangkalan, Gresik, Bondowoso, Pamekasan, Banyuwangi, Tulungagung, Ponorogo, dan Kabupaten Blitar mendapat dana operasional serta peralatan siap pakai dengan besaran dan jumlah yang sama seperti di atas.

Sedangkan untuk Kabupaten/Kota yang berstatus tanggap bencana yakni kabupaten Magetan, Ngawi, Nganjuk, Pacitan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Trenggalek mendapat dana siap pakai masing-masing Rp 250 juta dan peralatan siap pakai berupa berupa 4 set torn air, 10 pompa alkon dan selangnya, 3 unit pompa jinjing, dan 4 unit tenda 4x4.

Selanjutnya untuk Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang hanya mendapat peralatan siap pakai dengan jumlah yang sama seperti di atas.

Selain itu, BNPB juga menyerahkan dana siap pakai untuk penanganan dan mitigasi bencana di Pemprov Jatim sebesar Rp 1 miliar.

Adapun demikian, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasihnya atas support, penguatan dan pendampingan dari BNPB RI dalam penanganan bencana maupun pascabencana di Jatim.

"Terima kasih, atas bantuannya Kepala BNPB RI. Dalam semua kerja keras tersebut, kita tetap harus mengiringi dengan doa. Agar memberseiringi seluruh ikhtiar yang telah kita lakukan," ujar perempuan nomor wahid di Jatim itu.

Pada kesempatan yang sama, Suharyanto memaparkan terkait penanganan bencana, maupun pascabencana yang kerap terjadi di Indonesia agar masyarakat lebih tanggap.

"Indonesia sendiri wilayah yang rentan bencana, bahkan masuk resiko bencananya masuk 35 besar di dunia," terang pria yang pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya pada 2020-2021.

Suharyanto juga menyampaikan saat pelaksanaan tanggap darurat harus sesuai UU Nomor 24 Tahun 2007. Keberadaan Kalaksa BPBD sangat penting dan memiliki fungsi komando.

"Ya diharapankan penanganan bencana di masing-masing wilayah bisa lebih baik," pungkasnya.ain/ana

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…