Dewan Bakal Panggil PPK Proyek Puskesmas di Jombang, Konsultan Akui Kontraktor Lamban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas'ud Zuremi. SP/ Sarep
Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas'ud Zuremi. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, bakal memanggil PPK (pejabat pembuat komitmen) maupun kontraktor. Menyusul, pembangunan dua puskesmas yakni, Puskesmas Mojoagung dan Perak terancam molor.

Tidak hanya Komisi C saja yang akan melakukan pemanggilan. Rapat dengar pendapat (RDP) itu nantinya juga akan dilakukan Komisi B dan D.

”Kami nanti perintahkan komisi segera melakukan pemanggilan untuk klarifikasi dan memberi laporan terkait pembangunan puskesmas,” kata Ketua DPRD Jombang, Mas'ud Zuremi, Selasa (17/10/2023).

Menurut politisi PKB ini, persoalan keterlambatan pembangunan gedung Puskesmas tidak bisa dianggap remeh. Karena, fasilitas pelayanan masyarakat. "Jadi jangan sampai molor, apalagi dikerjakannya asal-asalan," tegas Mas'ud. 

Dinas Enggan Belajar dari Pengalaman

Politisi senior ini menambahkan, proyek pembangunan gedung Puskesmas setiap tahun selalu memunculkan masalah. Akan tetapi, Dinas Kesehatan dikatakan Mas'ud tidak mau melakukan evaluasi maupun perbaikan dari pengalaman sebelumnya.

”Tahun-tahun sebelumnya seperti pembangunan Puskesmas Mojowarno, Sumobito, Ngoro itu selalu bermasalah dan molor,” ungkapnya. 

Dinas Kesehatan maupun PPK dikatakan Mas'ud, harus lebih tegas lagi untuk memperingatkan kontraktor. Agar progres pengerjaan sesuai dengan kontrak. 

"Jangan cuma diingatkan saja, harus lebih tegas lagi. Karena ini menyangkut fasilitas pelayanan masyarakat," pungkasnya. 

Konsultan Akui Kontraktor Lamban 

Lambannya progres pembangunan Puskesmas Mojoagung yang menyedot anggaran mencapai Rp 5,4 miliar juga dibenarkan konsultan pengawas. 

Sebagai langkah, pengawas proyek juga sudah meluncurkan surat teguran kepada pihak pelaksana proyek agar melakukan percepatan.

Konsultan pengawas proyek pembangunan Puskesmas Mojoagung dari CV Syahir Consultant, Faris mengatakan saat ini progres pembangunan Puskesmas Mojoagung baru mencapai 50 persen. 

”Hitungan Minggu kemarin progresnya 50 persen,” jelasnya, Minggu (15/10/2023).

Dirinya juga membenarkan ada keterlambatan progres pekerjaan mencapai 18 persen. Pihaknya juga sudah memberikan peringatan kepala pelaksana proyek agar melakukan langkah-langkah percepatan untuk mengejar keterlambatan. 

"Salah satu caranya untuk mengejar keterlambatan ya nambah pekerja. Kami juga sudah ingatkan itu," kata dia memungkasi. 

Terpisah, Pelaksana proyek Puskesmas Perak Gandung Wahyudi mengatakan jika ada keterlambatan pembangunan gedung Puskesmas Perak, Jombang. 

"Kalau berdasarkan laporan pekerjaan minggu kemarin progres masih sekitar 50 persen. Kalau minggu ini masih belum," tuturnya, Kamis (12/10/2023).

Menurutnya, keterlambatan karena ada kendala pada saat awal pekerjaan, menyusul lokasi pembangunan yang tidak luas. 

”Karena lokasinya kurang luas, pembangunan harus dibagi menjadi segmen utara dan selatan. Khususnya ini pekerjaan saat membuat pondasi,” ungkapnya. Sarep

Berita Terbaru

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad A…

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Yamaha, pabrikan otomotif ternama asal Jepang kini baru saja meluncurkan model teranyarnya Yamaha ‘Tricity 300’ yang bekerja sama de…

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Banyak yang bertanya-tanya siapa Haji Khairul Umam atau Haji Her? beliau adalah 'Sultan Madura' pemilik PT Bawang Mas yang viral…