Dongkrak Produksi Pangan, Jombang Ajukan 84 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Ribuan Petani

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani sedang menebar pupuk di lahan persawahan. SP/ JBG
Ilustrasi. Petani sedang menebar pupuk di lahan persawahan. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI, com, Jombang - Dalam rangka mendongkrak produksi pangan terutama padi, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang mengusulkan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk tahun 2026 dengan total pengajuan mencapai 84.000 ton.

Kenaikan ini muncul setelah daerah setempat menyelesaikan pendataan e-RDKK yang melibatkan puluhan ribu petani di berbagai kecamatan. Sedangkan untuk proses penyusunan kebutuhan pupuk telah final dan mencakup 71.794 petani yang terdaftar dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Untuk pendataan sudah selesai. Jumlahnya tidak jauh berbeda dari tahun ini,” jelas Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Disperta Jombang, Eko Purwanto, Selasa (02/12/2025).

Ia turut memaparkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi hingga November 2025. Realisasi tersebut meliputi, Urea 23.088 ton dari alokasi 25.454 ton, NPK 20.447 ton dari 22.724 ton, NPK Kakao 5 ton dari 11 ton, pupuk organik 9.859 ton dari 14.243 ton, serta ZA 250 ton dari 440 ton.

Sementara untuk 2026, usulan kebutuhan yang diajukan Jombang meningkat, yakni Urea 28.825 ton, NPK 36.000 ton, NPK Kakao 11 ton, pupuk organik 18.667 ton, dan ZA 520 ton, dengan total 84.023 ton.

Meski demikian, Eko mengingatkan bahwa usulan yang diajukan belum tentu sepenuhnya disetujui pemerintah pusat. Pihaknya pun juga tetap berharap alokasi pupuk subsidi tahun 2026 tidak mengalami penurunan. Sehingga, dengan progres penyaluran dan stok yang tersedia, Disperta Jombang memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi hingga akhir tahun 2025 berada dalam kondisi aman.

“Kalau dibanding usulan di RDKK, alokasi memang selalu di bawahnya. Tapi kita tetap usulkan penuh agar kebutuhan petani bisa terpenuhi secara proporsional. Alokasi insya Allah tidak turun, minimal sama dengan tahun ini,” harapnya.

Perlu diketahui, selain peningkatan usulan, kabar baik juga datang dari penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sejak 22 Oktober 2025. Penurunan harga berlaku untuk berbagai jenis pupuk, di antaranya Urea dari Rp 2.250 menjadi Rp 1.800 per kilogram, NPK dari Rp 2.300 menjadi Rp 1.840, NPK Kakao dari Rp 3.300 menjadi Rp 2.640, pupuk organik dari Rp 800 menjadi Rp 640, serta ZA dari Rp 1.700 menjadi Rp 1.360 per kilogram. jb-03/dsy

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…