Film Kejarlah Janji, Ning Lia: Potret Nyata Pendidikan Politik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seperti diketahui, KPU RI yang dinahkodai Hasyim Asy’ari, memiliki gebrakan dalam menguatkan strategi sosialisasi Pemilu atau politik melalui film drama komedi berjudul “Kejarlah Janji”.

Beberapa waktu lalu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyampaikan bahwa KPU dituntut untuk melakukan strategi sosialisasi yang tidak sekadar berdampak dalam membangun awareness, tetapi juga dapat menjadi inspirasi yang mendorong perubahan perilaku (behavior change) untuk pemilih dan masyarakat umum.

Strategi ini harus lebih variatif dan out of the box (menggunakan cara pandang baru), salah satunya melalui pembuatan film cerita layar lebar. Film 'Kejarlah Janji’ yang disutradarai Garin Nugroho tersebut, berkisah tentang Pertiwi (Cut Mini), single parent yang menghidupi tiga anaknya, Sekar (Shenina Cinnamon), Adam (Bima Zeno), dan Isham (Thomas Rian).

Masalah menjadi penuh drama dan komedi, ketika ketiga anaknya yang sudah dewasa, berkumpul pulang ke rumah. Ketiganya membawa masalah terkait identitas diri dan balas dendam kekalahan ayahnya yang pernah kalah dalam Pilkades.

Nuansa romansa pun hadir tatkala Pertiwi ternyata memiliki misteri cinta yang berujung harapan menikah lagi. Semua terjadi di tengah riuh dan panasnya suasana menjelang Pilkades di desa yang dipimpin sosok lurah ganteng, Janji Upaya (Ibnu Jamil). Sosok lurah teladan, dengan status duda yang melahirkan beragam gosip pribadi bercampur gosip politik yang jenaka dan penuh drama.

Film dengan alur yang sangat menarik tersebut, tersosialisasi melalui gelaran nonton bareng (nobar) yang dilakukan KPU di beberapa kota besar, diantaranya Surabaya, Senin (16/10/2023) malam.

Bertempat di Ciputra World XXI, nobar tersebut dihadiri anggota KPU RI, August Mellasz, yang didampingi KPU Jatim, yaitu Ketua Choirul Anam, Anggota Gogot Cahyo Baskoro, Miftahur Rozaq, Nurul Amalia, dan Athoillah, Rochani, Insan Qoriawan, dan Sekretaris Nanik Karsini. Acara semakin meriah dengan menghadirkan langsung para pemain, di antaranya Cut Mini dan Udik Supriyanta.

Acara nobar tersebut juga mengundang perwakilan stakeholder, partai politik peserta pemilu 2024, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), sejumlah mahasiswa, dan awak media di Jawa Timur. Diantara yang hadir, adalah calon DPD RI, Lia Istifhama. Keponakan Khofifah yang mengikuti hingga akhir acara nobar tersebut, menjelaskan apresiasinya kepada KPU dan film ‘Kejarlah Janji’.

Sebagai salah satu kontestan politik calon DPD RI Lia Istifhama selain meraih simpati dan kepercayaan masyarakat melalui pola kampanye sehat, juga harus menghormati regulasi atau aturan yang ditetapkan negara yaitu lembaga penyelenggara pemilu.

“Dalam hal ini, diantaranya menghormati KPU yang secara rutin mengundang calon DPD dan utusan parpol untuk mengikuti rangkaian proses sosialisasi yang sudah rutin digelar KPU Jatim setahun terakhir,” jelas perempuan yang akrab disapa Ning Lia ini. Hal itu menurutmya wajib dihormati karena bentuk menjaga ketertiban proses demokrasi di negeri ini. Sekaligus, menjadi ruang antar calon DPD maupun utusan parpol.

“Tujuannya jelas untuk saling kenal sehingga tidak terjadi kebencian satu sama lain hanya karena perbedaan politik,” terangnya.

Sedangkan terkait film, Ning Lia secara lugas menjelaskan makna mendalam dari film itu. “Saya sebagai seorang ibu, tentu tersentuh dengan kehidupan nyata seorang ibu yang harus mengalah mengikuti kemauan anak ketimbang keinginan pribadi. Seorang ibu pun, harus merangkul semua anaknya dan menyatukan mereka di tengah perbedaan. Dan seorang ibu yang memang kaum perempuan, nyata terlihat dari film itu, sebagai manusia yang sangat erat dengan cinta kasih pada sesama,” paparnya.

Terkait alur film yang mengarah kepada pendidikan politik, itu sangat jelas terpampang nyata. Bagaimana ada sebagian anak muda yang apatis karena melihat politik sangat buruk dan ambisius serta pragmatis. Sebaliknya, ada anak muda yang mudah terprovokasi membenci orang lain hanya karena perbedaan politik, dan sekaligus mudah terjerat upaya ambisi untuk tampil ke depan sebagai sosok sok yes dan hebat,” sebutnya.

Lebih lanjut, ning Lia menjelaskan bahwa film tersebut mampu membangun upaya pendidikan politik yang sehat. “Di film ini sangat mampu membius penonton untuk benar-benar berpikir tentang nasib bangsa ini. Kalau politik dipenuhi provokasi, kebencian, dan sebatas serangan fajar, maka bagaimana demokrasi dan negara sehat dapat terbentuk?,” pesannya.

Di akhir, aktivis tersebut berpesan terkait jabatan politik. Karena Dari film ini sangat jelas, bahwa ada banyak godaan dan fitnah dalam lingkaran jabatan politik.

“Jadi, meraih jabatan politik itu tidak mudah, sedangkan jika sudah mengemban amanah, itu justru beban janji yang harus ditepati. Pantun penutup dari saya: kembang api cahayanya berpijar, janji itu harus ditepati tanpa harus dikejar,” pungkasnya. Rko

Tag :

Berita Terbaru

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Dasco Diduga Jadi 'Makcomblang' PWI dan Hotman Paris, IAW Tuding Ada Intervensi Hukum

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 21:36 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Indonesia Accountability Watch (IAW) melayangkan kritik tajam kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Dasco disinyalir telah…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…