Ubah Sayur Gambas Jadi Peralatan Mandi Ramah Lingkungan, Warga Jombang Raup Omzet Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses pembuatan alat mandi berbahan gambas di Denanyar, Kabupaten Jombang. SP/ Sarep
Proses pembuatan alat mandi berbahan gambas di Denanyar, Kabupaten Jombang. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Gambas atau oyong, yang biasanya digunakan sebagai sayur. Namun, di tangan warga Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, disulap menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis tinggi. 

Gambas yang didatangkan dari petani tersebut dijadikan Lutful Hakim, peralatan mandi ramah lingkungan, seperti sikat punggung maupun alat untuk membalur tubuh dengan sabun cair.

Usaha yang peralatan mandi dari gambas ini mulai ditekuni pria 42 tahun itu, sejak beberapa bulan lalu. Berawal dari banyaknya gambas atau Lova yang tidak bisa dikirim ke pabrik. 

"Awalnya itu, karena banyak gambas yang tidak terkirim ke pabrik, lantaran kualitasnya gak memenuhi syarat. Jadi kita mikir, mau dijadikan apa. Terus kepikiran bikin alat gosok punggung," kata warga Perumahan Denanyar Indah ini, Jumat (20/10/2023). 

"Baru mulai buat peralatan mandi dari gambas ini sejak beberapa bulan lalu. Memanfaatkan gambas atau Lova yang tidak bisa dikirim ke pabrik, 

Ada tiga jenis alat gosok, serbaguna berbahan gambas. Diantaranya, alat gosok punggung, shower untuk mandi dan alat gosok tubuh. 

Dalam sehari, dengan dibantu satu orang pegawai, bapak tiga anak ini bisa memproduksi sekitar 30-50 biji alat gosok punggung yang dijual Rp15 ribu per buahnya. 

"Kalau yang ini (alat gosok mandi) itu bisa dari Rp 9.500, sedangkan yang alat gosok punggung itu harganya Rp 15 ribu. Tapi kadang harganya bergantung dari banyaknya pemesanan, kalau ambil banyak bisa lebih murah," tutur Lutful. 

Dengan memiliki harga jual yang tinggi, kerajinan berbahan dasar tanaman sayur gambas itu, ia mengaku mendapatkan omzet yang cukup lumayan besar setiap bulannya. Lantaran dalam sebulan pihaknya mampu menjual 500 biji, kerajinan tangan berbahan dasar gambas.

"Omzet per bulannya kurang lebih 9 juta rupiah, kadang bisa lebih dari itu. Tapi kalau di rata-rata selama tiga bulan terakhir ini ya sekitar 9 juta rupiah. Sebulan bisa jual 400 sampai 500 biji," ujarnya.

Ia pun menjelaskan bahwa kerajinan berbahan alami dari tanaman sayur gambas itu, lebih diminati pasar , lantaran dianggap ramah lingkungan.

"Kelebihannya ramah lingkungan, jadi intinya kita kan di situ untuk mengurangi sampah-sampah sekitar," tuturnya.

Ia menyebut, permintaan pesanan terus berdatangan, mulai dari lokal Jombang, hingga ke luar Jombang, hingga antar provinsi.

Salah satu pelanggan, Faiz menuturkan sengaja datang jauh dari Probolinggo, untuk membeli kerajinan tangan peralatan mandi berbahan gambas untuk dijual kembali. 

"Ke sini mau beli alat gosok punggung yang terbuat dari gambas. Ya sengaja memilih ini, karena bahannya ramah lingkungan. Dan kebetulan saya memang sudah langganan di sini," ujarnya. Sarep

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…