Unik dan Menarik, Produk Alas Kaki Motif Batik Kontemporer Jadi Incaran Pengunjung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Produk alas kaki motif batik kobtemporer Kota Mojokerto
Produk alas kaki motif batik kobtemporer Kota Mojokerto

i

 

 

 

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Seorang perempuan bertubuh mungil mengamati sepatu dan sandal batik yang ada di tangannya. Ia tampak mengagumi produk alas kaki buatan pengrajin Kota Mojokerto tersebut. 

Motif batik kontemporer modern bertema 'Langit, Bumi, dan Flora Fauna Majapahit' yang ada pada sepatu dan sandal sangat memikat perhatiannya.

Diana, demikian nama wanita asal Bali itu, Ia datang ke pameran JMFW untuk melihat produk-produk UMKM sejumlah daerah untuk dijualnya kembali di toko miliknya di pulau dewata. Menurutnya, produk turunan batik asal Kota Mojokerto sangat unik dan menarik sehingga bisa laku keras dipasaran.

"Saya sudah keliling di seluruh stand pameran, yang jual produk alas kaki batik hanya stand Kota Mojokerto ini," ujarnya.

Selain tertatik dengan desainnya, Diana juga mengaku terpikat dengan keunikan motif batik tersebut. Apalagi batik itu menggunakan pewarna alami yang ramah lingkungan.

"Harganya juga murah, hanya dibanderol antara Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu. Jadi bisa saya jual kembali di pasaran," tegasnya.

Sementara itu, Herianto, pengrajin alas kaki batik kontemporer Kota Mojokerto mengaku senang produk alas kakinya sangat digandrungi pengunjung. 

 

"Untuk bisa mengambil simpati pasar, produk kita harus lain daripada yang lain. Jadi saya aplikasikan motif batik kontemporer yang lagi booming ini kedalam produksi alas kaki," ujarnya.

Heri mengatakan, motif batik kontemporer sangat eye catching saat diterapkan dalam pola sepatu. Karena motifnya lebih modern dengan permainan warna yang lebih lembut.

"Apalagi pewarnaannya memakai warna alam, menjadi nilai tambah lebih dari produk ini," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan Pemkot Mojokerto saat ini gencar mempromosikan batik kontemporer. 

Selain dijual dalam bentuk kain dan pakaian ready to wear, produk batik hasil binaan Kemenparekraf RI ini juga dikembangkan menjadi produk turunan lainnya.

"Ada sepatu sandal batik, topi batik dan juga tas batik. Tapi memang yang laku keras saat pameran ini adalah alas kaki batik. Karena jarang ada di pasaran," pungkasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan S…

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hujan tak menyurutkan tensi pertandingan persahabatan antara Grass 2000 melawan Taman Veteran di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Min…

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop…

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi para wisatawan, kabar ini menjadi angin segar untuk sekedar berlibur dengan tarif yang sangat murah. Pasalnya, menjelang…

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim…

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menuai pro…