Pemerintah Kabupaten Pasuruan Adakan Job Fair

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerintah kabupaten Pasuruan saat mengadakan job fair di SMKN 1 Grati.
Pemerintah kabupaten Pasuruan saat mengadakan job fair di SMKN 1 Grati.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Ribuan pelamar mengadu peruntungan di acara Job Fair yang digagas pemerintah kabupaten Pasuruan. Bursa kerja tersebut digelar di SMKN 1 Grati pada bulan Oktober.

Dari pantauan di lapangan, job fair dibuka mulai pukul 8 pagi. Sedangkan para pelamar sudah banyak yang antri sejak jam 6 pagi.

Radit, salah satu pelamar dari Kecamatan Lekok berharap lamarannya diterima. Sebab ia optimis dipanggil, lantaran dia punya skill mumpuni pada formasi jabatan pekerjaan yang dibuka oleh perusahaan. 

"Mudah-mudahan dipanggil. Karena basic saya di mekanik, Insya Allah kalau sudah rejeki saya gak kemana," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Grati, Nining Faridah mengatakan, tujuan digelarnya Job Fair tak lain untuk memberikan kesempatan kepada para lulusan SMKN 1 Grati maupun lulusan sekolah yang lain agar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan skillnya.

"Supaya ilmu yang didapatkan di bangku SMK bisa kepakai. Maka dari itu, kami melaksanakan Job Fair ini," katanya.

Dalam job fair kali ini, total ada 17 perusahaan yang membuka loker (lowongan pekerjaan). Dari 17 industri tersebut, setidaknya 500 lowongan pekerjaan dapat diperebutkan oleh para pelamar.

Kata Nining, formasi paling banyak ya lulusan SMK. Hal itu sesuai dengan maksud dan tujuan digelarnya Job Fair. Terlebih SMKN 1 Grati sebagai SMK Pusat Unggulan, secara otomatis memiliki tanggung jawab moral bagi SMK terdekat lainnya.

"Karena kami juga sebagai SMK Pusat Unggulan. Jadi seyogyanya memiliki tanggung jawab moral bagi SMK yang lain di sekitaran wilayah terdekat. Tapi semua pelamar boleh datang ke sini," tegasnya.

Dengan digelarnya Job Fair kali ini, Nining berharap semua lowongan pekerjaan dapat terisi. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran.

"Dan muaranya adalah menekan angka kemiskinan karena dengan mendapatkan pekerjaan, maka tingkat pengangguran semakin menurun. Kesejahteraan masyarakat meningkat," tutupnya. ris

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…