Ketua LPH RI Jatim Bersama Staf Dinas Sosial (P3A) Kabupaten Sumenep Kunjungi Rumah Korban Penganiayaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH, bersama Staf Dinas Sosial P3A Kab. Sumenep, mengunjungi rumah Korban Askiya di Desa Poteran Talango Kabupaten Sumenep. SP/ Ainur Rahman
Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH, bersama Staf Dinas Sosial P3A Kab. Sumenep, mengunjungi rumah Korban Askiya di Desa Poteran Talango Kabupaten Sumenep. SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH, Bersama Perwakilan dari Dinas Sosial mendatangi rumah korban penganiayaan atas nama Askiya warga Dusun Gunung Malang Desa Poteran, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Kedatangan mereka didasari dari pelaporan yang dilakukan oleh Suami korban, H. Anwari ke Polres Kab. Sumenep dengan bukti lapor, LP/ B/247/X/2023/ SPKT/ Polres Sumenep/ Polda Jawa Timur.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan perlindungan perempuan, Dinas sosial (P3A) Kab. Sumenep, Fatimatus Suhra, SH, M.Si diwakili stafnya, memberikan suffort terhadap korban penganiayaan yang dilaporkan ke Dinsos P3A, Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, berlatar belakang kasus penganiayaan yang dialami korban, biasanya sulit disembuhkan dan membutuhkan waktu yang agak lama, sebagai terapi untuk memulihkan rasa trauma terhadap kasus yang menimpanya. 

“Pihak Dinsos memberikan pengarahan dan pendampingan selaku pemberdayaan perempuan di Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep,” pungkasnya, Rabu (01/11/2023).

Di rumah korban, staf dinas sosial itu disambut oleh Suami Korban, H. Anwari, sekaligus sebagai pelapor, Askiya dan ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar, SH.

Kepada media ini, H. Anwari mengaku hanya dimintai keterangan perihal kondisi istrinya, dan dimintai keterangan untuk menceritakan kronologis kejadian perkara.

Anwari didampingi ketua LPH RI Jatim, Anwar menceritakan awal terjadinya perkara dari cekcok mulut sampai kepada penganiayaan yang dilakukan oleh ibu dan anak.

"Hanya masalah Kabel yang putus, tersangkut Mobil Pickup, sampai kedepan rumah pelaku, karena tidak segera disambung, korban meminta agar disambungkan, dengan nada emosi, pelaku langsung ngomel-ngomel gak jelas, sampai terjadinya cekcok mulut hingga ke penganiayaan," katanya.

Sementara Ketua LPH RI Jatim, Drs. ec. Moh. Anwar SH, mengatakan, proses hukum tetap berlanjut, apalagi sampai detik ini tidak adanya  niat pelaku untuk minta maaf kepada korban.

"Saya hanya mendampingi korban saja,selebihnya tidak memiliki  kepentingan apapun, makanya secara prosedur kita mendampingi proses hukumnya, selaku pendamping hukum," jelasnya.

“Makanya, dengan kejadian ini, setidaknya dapat membuka alam sadar kita untuk tidak melakukan hal-hal yang melawan hukum,” pungkas Anwar. Ar

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…