Memaksakan Proyek Rehabilitasi Trotoar Jalan Gus Dur Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan trotoar dan drainase di Kabupaten Jombang.
Pembangunan trotoar dan drainase di Kabupaten Jombang.

i

SURABAYAPAGI, Jombang - Karut marut pembangunan trotoar dan drainase di Kabupaten Jombang nampaknya sudah menjadi 'tradisi' Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

Tahun 2021 lalu megaproyek rehabilitasi trotoar dan drainase di Jalan KH Wahid Hasyim yang digawangi Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang, ditemukan banyak masalah. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 16,7 miliar tersebut banyak menuai sorotan miring. Karena dikerjakan secara asal-asalan.

Dalam rancangan anggaran biaya (RAB), ketinggian trotoar yang seharusnya mencapai 15 sentimeter. Namun fakta yang ditemukan di lapangan hanya 10 sentimeter. Selain itu, banyak sejumlah fasilitas pada proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jl KH Wahid Hasyim.

Tahun 2023 ini, Perkim kembali melakukan rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Proyek dengan anggaran Rp 3,2 miliar dari APBD 2023 dinilai mengalami persoalan yang sama dengan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase sebelumnya. Ketidaksiapan Dinas Perkim Kabupaten Jombang dinilai anggota legislatif menjadi persoalan.

Dinas yang mengampu proyek trotoar menurut Ketua Komisi C DPRD Jombang Khoirul Anam, tidak mau belajar dari kesalahan sebelumnya dan melakukan evaluasi sebelum kembali mengulirkan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

”Harusnya ini dievaluasi kenapa bisa molor. Apakah memasukan lelangnya terlambat atau seperti apa. Setiap tahun mesti terjadi. Tidak mau belajar dari kesalahan rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan KH Wahid Hasyim tahun lalu,” kata Khoirul, Sabtu (4/11/2023). Namun, beberapa kali rencana sidak yang diangendakan legislatif terutama komisi C selalu gagal.

"Kami jadwalkan secepatnya,” tuturnya. Selain melihat progres pembangunan. Para wakil rakyat itu juga akan melihat kualitas pembangunan. Apakah sudah sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) atau tidak. ”Biasanya apabila pekerjaan mepet akhir tahun. Kontraktor tergesa-gesa. Hasilnya kualitas juga jelek,” ungkap Khoirul memungkasi.

Diberitakan sebelumnya, meski mengalami peningkatan deviasi hingga 27 persen, sikap Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang terkesan "lembek" terhadap kontraktor proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid, PT Renis Rimba Jaya. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Jombang Sri Rahayu mengatakan masih memberikan kesempatan PT Renis Rimba Jaya untuk menyelesaikan proyek trotoar dan drainase Jl Presiden KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur sampai batas waktu yang sudah ditentukan.

"Mereka msh komitmen menyelesaikan," tandasnya," Rabu (1/11/2023). Menurut perempuan berkaca mata ini, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang, minggu ini mulai melakukan show cause meeting (SCM) kedua. Ini karena pihak kontraktor PT Renis Rimba Jaya masih belum bisa memenuhi target yang diberikan pada saat show cause meeting (SCM) pertama, yakni progres harus mencapai 55 persen.

"Minggu ini mulai kita uji coba SCM kedua, selama tujuh hari kedepan. Karena target di SCM pertama belum tercapai," tutur Yayuk. Diketahui, minggu lalu progres pengerjaan proyek trotoar dan drainase Jalan Gus Dur baru mencapai 37 persen. Sementara untuk keterlambatan meningkat menjadi 27 persen. Padahal, pada saat show cause meeting (SCM) pertama progres harus mencapai 55 persen. sar

Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…