Kajati Mia Amiati Tekankan Netralitas Pemilu pada Kajari Baru Beserta Jajaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati. SP/ BUDI
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati. SP/ BUDI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Mia Amiati memimpin acara serah terima jabatan Wakajati, Asisten dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) jajaran Kejati Jatim. Bertempat di Kantor Kejati Jatim, Selasa (7/11), Mia mengingatkan kepada jajaran yang baru saja dilantik untuk tetap menjaga netralitas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Karena intensitas dan kegiatan suhu politik semakin memanas. Kemarin kami diperintahkan Pak Jaksa Agung untuk atijajaran Korps Adhyaksa harus bersikap netral dalam pesta demokrasi," kata Mia Amiati.

Netralitas ini, dijelaskan Mia, artinya netral dalam bertindak dan tidak boleh memihak pada pihak siapapun. Serta tidak boleh melihat warna apapun. Sebab nantinya Kejaksaan sebagai leader dan sebagai penegakan hukum pelanggaran pidana Pemilu.

Surat edaran dari Jaksa Agung, lanjut Mia, yakni terkait netralitas sudah disampaikan kepada Kajari jajaran. Dan itu setiap saat harus kami rewind dan ingatkan kembali. Bahwa intinya Kejaksaan harus menjaga netralitas dalam Pemilu. 

"Jadi ada ancamannya dan sanksinya. Bahkan Pak Jaksa Agung kemarin menyampaikan pihaknya tidak segan-segan mencopot dan memproses semua pihak yang dianggap keluar dari aturan ketentuan netralitas," tegasnya.

Menurutnya, Kejaksaan dalam ini bagaimana secara objektif, tidak boleh terpengaruh karena kepentingan salah satu pihak. Karena proses penegakkan perkara ini batas waktunya minim, yakni 7 hari. Sehingga harus berusaha untuk bisa melaksanakan kegiatan sebaik mungkin dan berkoordinasi dengan Gakkum (penegak hukum) yang lain.

"Misalnya ada perkara yang cenderung terdapat muatan di dalamnya, meskipun kita melawan arus dan bertentangan dengan tiga orang di dalamnya. Tapi kita tetap harus bersikap, istilahnya dissenting opinion dan harus berani bersikap," ungkapnya.

Sementara itu, Mia berpesan kepada para pejabat baru agar segera beradaptasi di lingkungan yang baru. Karena pimpinan memberikan kesempatan atau jabatan ini bukan sekedar pergantian orang. Tetapi melihat prestasi yang telah diraih oleh teman-teman tersebut. Dan juga kemudian kebutuhan di organisasi. 

"Intinya, bahwa ketika kita beradaptasi dengan lingkungan yang baru, tentu harus bersikap. Yang terpenting dimana bumi dipijak, disitu langit harus dijunjung tinggi," pesannya.

Adapun serah terima jabatan di lingkungan Kejati Jatim dilakukan kepada. Yakni Wakajati Jatim yang semula dijabat Jehezkiel Devy Sudarso, kini dijabat oleh Dwi Setyo Budi Utomo. Kemudian Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara yang sebelumnya dijabat I Putu Gede Astawa, kini dijabat oleh Irene Putrie.

Kemudian Asisten Pengawasan yang sebelumya dijabat oleh Edi Handojo, kini dijabat oleh Diah Yuliastuti. Kemudian sertijab para Kajari jajaran. Diantaranya, Kajari Batu yang semula dijabat Agus Rujito, kini digantikan oleh Didik Adyotomo. Selanjutnya Kajari Jombang yang semula dijabat Tengku Firdaus, kini digantikan oleh Agus Chandra.

Kajari Tanjung Perak yang semula dijabat Aji Kalbu Pribadi, kini digantikan oleh Ricky Setiawan Anas. Kemudian Kajari Kota Malang yang sebelumnya dijabat Edy Winarko, kini digantikan oleh Rudy Hartawan Manurung. nbd

Berita Terbaru

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota menggelar doa kebangsaan dalam rangka memperingati dua tahun pe…

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…