Amburadul, Proyek Puskesmas Mojoagung Jombang Melebihi Kontrak hingga IPAL Tak Tuntas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Miagan Mojoagung
Proyek pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Miagan Mojoagung

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Meski sudah melewati batas masa kontrak, proyek pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Miagan Mojoagung, Kabupaten Jombang, terlihat amburadul. 

Mulai 9 November 2023 kontraktor proyek pembangunan gedung Puskesmas Mojoagung Jombang, sudah dikenakan denda sesuai ketentuan hingga masa perpanjangan. 

Pantauan di lokasi, proyek yang menelan anggaran Rp 5,4 miliar tersebut masih sangat berantakan, terutama bagian lantai dua yang terlihat masih banyak pekerjaan. Tembok juga masih terlihat bata merah. IPAL (instalasi pengolahan air limbah) belum tuntas dikerjakan.

”Ya hari ini, denda sudah mulai diberlakukan,” kata pelaksana proyek CV Sugio Langgeng, Musa saat dikonfirmasi di lokasi. 

Ia mengatakan, untuk dendanya per hari sekitar Rp 5,4 juta. ”Makanya target kami 15 hari kedepan harus bisa selesai agar denda tidak banyak,” katanya.

Diungkapkan Musa, saat ini progres sudah mencapai sekitar 80 persen. Sehingga, dirinya meyakini 2 minggu kedepan pekerjaan tuntas.

”Kami terus melanjutkan pemasangan keramik, pintu dan kaca dan finishing lantai dua,” tandasnya memungkasi. 

Sementara dikonfirmasi Sekretaris Dinas Kesehatan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang Syaiful Anwar mengatakan, dikarenakan kontrak Puskesmas Mojoagung selesai tanggal 8 November, denda baru akan diberlakukan pada tanggal 9 November. 

”Untuk dendanya 1/1.000 dari nilai kontrak,” jelasnya, Kamis (9/11/2023).

Ia menambahkan, denda akan terus diberlakukan. Hingga serah terima proyek. ”Jadi nanti dendanya akan dibayarkan ke kas daerah secara langsung oleh kontraktor. Untuk nilai totalnya ya sampai serah terima pekerjaan,” pungkasnya. Sarep

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…