Penundaan Pembayaran Kegiatan, Komisi C Sebut Pembelanjaan APBD Lamongan Tidak Realistis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan jalan poros di jalan pahlawan ini dibangun dari dana APBD 2023. SP/MUHAJIRIN 
Pembangunan jalan poros di jalan pahlawan ini dibangun dari dana APBD 2023. SP/MUHAJIRIN 

i

DPRD Juga Mendesak ada Jaminan Kepastian, dan Jangan  Timbulkan Masalah Dikemudian Hari 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Penundaan pembayaran sejumlah belanja kegiatan APBD 2023 di Kabupaten Lamongan terus menuai kontroversi. Sebagian masyarakat menganggap penundaan pembayaran ini sebagai preseden buruk kepemimpinan Bupati Yuhronur Efendi dan wakil bupati KH. Abdul Rouf dalam mengelola keuangan.

"Keuangan tidak sehat ini, mestinya sudah bisa diantisipasi oleh Pemkab, dengan membelanjakan uang APBD berbasis kebutuhan, bukan sebaliknya yang penting uang terserap," ujar salah satu rekanan namanya minta dirahasiakan kepada surabayapagi.com, Kamis, (15/11/2023).

Kalau sudah begini tambah dia, yang rugi tidak saja pihak ketiga, tapi juga Pemerintah Kabupaten yang menanggung hutang dan malu, karena ada yang tidak tepat dalam pengelolaan keuangan APBD di Kabupaten Lamongan. "Ada apa dengan pengelolaan keuangan di Lamongan ini,  ketergantungan dengan pemerintah pusat cukup besar, karena minimnya inovasi dalam mendulang pendapatan asli Daerah," ujarnya dengan nada keras.

Terpisah, ketua Komisi C yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD, M. Burhanudin dikonfirmasi sebelumnya mengaku kaget adanya penundaan pembayaran bagi sejumlah kegiatan yang dibiayai oleh APBD 2023 ini. 

Setelah ia melakukan komunikasi ke dinas-dinas, memang kondisi keuangan daerah saat ini tidak sehat. "Sudah saya konfirmasi ke beberapa OPD terkait mas. Memang kondisi keuangan APBD kita kurang sehat jadi ada beberapa kegiatan yang masuk tunda bayar," ungkapnya.

Potensi keuangan yang tidak sehat ini lanjut Gus Burhan, panggilan akrab politisi PKB ini, semestinya sudah bisa diantisipasi jauh-jauh hari, dengan membelanjakan uang APBD untuk keperluan pembangunan yang realistis, bukan malah sebaliknya seperti sekarang ini.

Agar ke depan hal yang demikian ini tidak terjadi, ia mendesak eksekutif untuk lebih jeli dan realistis dalam merencanakan program pembangunan. "Selaku anggota Banggar saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi di tahun depan. Kita belanja yang realistis saja biar tidak besar pasak daripada tiang," harapnya.

Terhadap penundaan pembayaran ini, ia berharap tidak sampai putus kelanjutan pembangunannya dan harus tetap dituntaskan sampai 100 persen. "Yang terkena penundaan pembayaran agar pengerjaan nya tetap harus berjalan sesuai sampai 100 persen, agar di kemudian hari tidak menimbulkan masalah, dan pihak eksekutif harus bisa memberikan kepastian kepada pihak ketiga untuk membayarnya dengan perjanjian-perjanjian yang sudah diatur," ungkapnya.

Sekedar diketahui, kondisi keuangan daerah saat ini dalam kondisi tidak sehat, lantaran sejumlah suplai dana yang dari Pemerintah Pusat tersendat. "Iya benar kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam kondisi tidak sehat," kata Khusnul Yaqin Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Tersendatnya transferan dari pemerintah pusat itu salah satunya adalah dana bagi hasil. Karena kondisi keuangan yang tidak baik itu, sejumlah pelaksanaan kegiatan fisik dan non fisik yang sudah berjalan, atau yang sudah lelang sebagian pembayarannya akan ditunda tahun depan.

Agar ada kepastian pembayaran itu lanjutnya, organisasi perangkat daerah yang kebetulan ada kegiatan untuk tetap melakukan pengajuan SPM beserta kelengkapannya, setelah itu akan diterbitkan pengakuan hutang dari pemerintah kepada pihak ketiga/rekanan. "Prosesnya seperti itu, pemerintah tetap membayar yang menjadi tanggungannya, meski akan dibayar tunda pada tahun depan," terangnya.

Adapun kegiatan satuan kerja yang belum sampai dilaksanakan, ada kebijakan untuk ditunda penyerapannya, dan akan kembali dimasukan dalam APBD 2024 yang aman datang. "Ya terpaksa kalau ada program yang masih rencana-rencana otomatis cancel gitu saja," jelasnya. jir

Berita Terbaru

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Gelapkan Uang Ratusan Juta, Admin Toko Keramik Mojokerto Terancam 2 tahun Kurungan

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:15 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Sidang putusan kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Laili Dwi Anggraini Binti M. Amanu di Pengadilan Negeri Mojokerto ditunda…

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kapolres Gresik Pimpin Pembagian Helm Gratis dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Upaya Polres Gresik dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas kembali diwujudkan melalui kegiatan simpatik di hari kedua pelaksanaan …

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 14:01 WIB

Surabaya – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pem…

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Pembangunan KDKMP Tercepat Nasional, Dandim Lamongan Paparkan Keberhasilannya di Hadapan Presiden dan Petinggi TNI

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, terpilih mewakili Kodam V/Brawijaya, mendapatkan penghormatan…

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Ini 5 Alasan Mengapa Spek iPhone 16 Pro Max Masih Sangat "Future-Proof" Hingga 5 Tahun ke Depan

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi.com :  Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk memiliki iPhone terbaru, mengetahui harga iphone 16 pro max serta spesifikasinya sangat penting. …