Bapanas RI: 20.000 Ton Jagung Pakan Impor Siap di Distribusikan ke Peternak Mandiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi pekerja mengumpulkan telur di sentra peternakan ayam petelur. SP/ SBY
Ilustrasi pekerja mengumpulkan telur di sentra peternakan ayam petelur. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar baik, sebanyak 20.000 ton jagung pakan impor akan segera didistribusikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak mandiri, terutama peternak broiler dan layer.

"Sesuai data by name by address para peternak sudah kami koordinasikan dengan Kementerian Pertanian," ujar Kepala Bapanas RI Arief Prasetyo Adi saat meninjau bongkar muat jagung di Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/11/2023).

Diketahui, 20.000 ton jagung pakan itu merupakan bagian dari 171.000 ton yang secara bertahap masuk untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak mandiri di wilayah sentra produksi ayam dan telur.

"Kami apresiasi teman-teman Karantina dan Pelindo. Ini dilakukan secara cepat karena sangat dinanti untuk memastikan pasokan jagung pakan terpenuhi saat ini bagi para sedulur peternak," ucapnya.

Kebijakan importasi jagung ini, merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) untuk para peternak mandiri sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas 9 Oktober 2023 tentang Stabilisasi Harga Jagung dan Gula.

Sebagai informasi, saat ini secara bertahap akan masuk sekitar 171 ribu ton yang akan digelontorkan ke para peternak di wilayah sentra seperti di Jawa Timur dan Lampung.

"Kebijakan ini secara terukur kami lakukan, karena itu masuknya dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan harga jagung di tingkat petani tetap terjaga, pada saat yang sama para peternak juga tidak kesulitan mendapat pasokan jagung pakan," katanya.

Ia mengharapkan langkah ini berdampak positif terhadap harga daging ayam dan telur ayam di hilir sehingga terbangun keseimbangan di tiga aspek, yaitu harga wajar di tingkat produsen, pedagang, dan konsumen.

Sementara itu, peternak juga turut mengapresiasi langkah pemerintah yang cepat melakukan importasi jagung pakan untuk memenuhi kebutuhan pakan. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Pramuka dan Relawan Suket Teki Nusantara Kolaborasi Lakukan Bedah Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Kota Kediri

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Perkemahan Wirakarya dalam program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kota Kediri mulai dilaksanakan. Sebanyak tiga rumah yang m…

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Kesadaran Gizi Naik, Industri Nutrisi Anak Dipaksa Perkuat Kualitas dan Informasi Produk

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:31 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Rendahnya pemahaman sebagian orang tua terhadap komposisi dan proses produksi produk nutrisi anak dinilai masih menjadi tantangan di t…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…