Anak Soeharto Beri Kiat ke Bulog, Kelola Beras Bermutu Rendah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Titiek Soeharto
Titiek Soeharto

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anak mantan Presiden Soeharto yang kini Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) memberi kiat kelola beras bermutu rendah ke Bulog.

Mantan istri Prabowo ini meminta agar masa simpan beras di gudang Perum Bulog tidak terlalu lama, maksimal enam bulan. Untuk itu dia mendorong Bulog segera mengeluarkan beras yang masa simpannya sudah terlalu lama.

Hal ini disampaikan usai melakukan pengecekan Gudang Bulog Batubulan, di Kabupaten Gianyar, Bali, kemarin.

"Beras yang sudah lama disimpan sebaiknya segera disalurkan, sementara beras yang mutunya menurun bisa dicampur dengan beras berkualitas lebih baik agar tetap layak untuk program bantuan," ujar Titiek dikutip dari siaran pers, Kamis (29/10/2025).

Permintaan itu disampaikan untuk menjaga mutu beras agar masyarakat tetap memperoleh beras layak konsumsi. Meski begitu, dia mengapresiasi kinerja Bulog yang mampu menjaga ketersediaan stok hingga mencapai level aman nasional.

"Kami ingin agar pencapaian stok beras nasional yang tinggi ini juga dibarengi dengan kualitas yang baik," terangnya.

 

Tanggapan Bapanas

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy, menyampaikan, perhatian Titiek Soeharto menjadi dorongan penting bagi seluruh pihak di ekosistem pangan untuk terus memperbaiki tata kelola logistik dan distribusi pangan.

"Arahan Ibu Titiek agar stok beras tidak terlalu lama disimpan merupakan masukan yang konstruktif dan selaras dengan upaya Bapanas menjaga kualitas beras secara nasional. Perputaran stok maksimal enam bulan adalah langkah ideal agar masyarakat menerima beras dalam kondisi terbaik," ujar Sarwo.

Lebih lanjut, Sarwo menegaskan bahwa Bapanas terus memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog dalam mempercepat penyaluran beras, baik melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan.

Menurutnya, langkah Bulog memperluas saluran distribusi hingga ke berbagai kementerian, lembaga, koperasi, dan pemerintah daerah merupakan bukti nyata dari sinergi antara pemerintah pusat dan BUMN pangan dalam menjaga keseimbangan stok dan harga di lapangan.

"Kami mengapresiasi upaya Bulog yang terus meningkatkan penyaluran SPHP, termasuk mendukung program prioritas nasional seperti makan bergizi gratis (MBG). Sinergi ini tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga membantu memperlancar sirkulasi stok di gudang agar dapat menyerap hasil panen petani di tahun mendatang," tambahnya.

Bapanas mencatat, per 27 Oktober 2025 stok beras nasional yang dikelola Bulog mencapai 3,9 juta ton, mendekati rekor tertinggi sepanjang sejarah sebesar 4,2 juta ton pada Juni 2025. Sarwo menegaskan, pencapaian ini menjadi capaian penting dalam menjaga cadangan pangan nasional tetap aman dan kuat. Hal ini juga perlu diimbangi dengan manajemen stok yang dinamis agar kualitas tetap terjaga.

Sementara, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memastikan rotasi atau turn over beras di gudang berjalan optimal. Upaya ini dilakukan dengan memperluas penyaluran beras melalui berbagai program seperti SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), Bantuan Pangan, serta rencana penyaluran untuk kebutuhan natura ASN, TNI, dan Polri. n wy/ec/rmc

Berita Terbaru

Ekonom Sebut RDMP Balikpapan Bisa Tumbuhkan Kepercayaan Investor untuk Berinvestasi di Sektor Energi

Ekonom Sebut RDMP Balikpapan Bisa Tumbuhkan Kepercayaan Investor untuk Berinvestasi di Sektor Energi

Minggu, 01 Feb 2026 18:34 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 18:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sejumlah akademisi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menyoroti peran penting proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan d…

Peringati HARJASDA 167 Kelurahan Sepanjang Sabet Layanan Publik Terbaik

Peringati HARJASDA 167 Kelurahan Sepanjang Sabet Layanan Publik Terbaik

Minggu, 01 Feb 2026 18:09 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Kado istimewa saat puncak acara Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Kakel Sepanjang Hari Purnomo, SH. Betapa tidak S…

Kumuh dan Bau, Komisi C DPRD Sidoarjo Desak Revitalisasi Depo Pasar Ikan

Kumuh dan Bau, Komisi C DPRD Sidoarjo Desak Revitalisasi Depo Pasar Ikan

Minggu, 01 Feb 2026 17:32 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Komisi C DPRD Sidoarjo menilai kondisi Depo Pemasaran Ikan (DPI) Lingkar Timur, tidak layak, kumuh dan bau,  meskipun …

Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

Kecelakaan Tunggal, 3 Bocah SMP Tewas Tabrak Pohon

Minggu, 01 Feb 2026 16:35 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tragis kecelakaan yang terjadi pada Sabtu dini hari (31/1) sekitar pukul 00.34 di jalan Umum Desa Sawentar Kec Kanigoro Kab Blitar,…

Jawab Tantangan Kardiometabolik, Daewoong Perluas Akses Terapi Dislipidemia di Jatim

Jawab Tantangan Kardiometabolik, Daewoong Perluas Akses Terapi Dislipidemia di Jatim

Minggu, 01 Feb 2026 13:57 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Daewoong Pharmaceutical Indonesia (Daewoong) resmi meluncurkan terapi kombinasi dosis tetap (fixed-dose combination/FDC) untuk p…

Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan, Emak-emak Muda Tampil Riang Gembira dan Elegan

Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan, Emak-emak Muda Tampil Riang Gembira dan Elegan

Minggu, 01 Feb 2026 12:42 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan mengawali rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 dan Hari Ulang…