Pj Bupati Pasuruan: Masyarakat Mengantisipasi Potensi Bencana dengan Mitigasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj. Bupati Pasuruan Adriyanto saat apel siaga di lapangan raci.
Pj. Bupati Pasuruan Adriyanto saat apel siaga di lapangan raci.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Untuk mencegah potensi terjadinya bencana alam, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto mengajak seluruh masyarakat agar kian meningkatkan kesadaran dalam rangka mengantisipasinya. Diantaranya dengan meningkatkan mitigasi bencana sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana.

Tentunya, upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya bencana alam tersebut dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan masing-masing. Sehingga dapat lebih tangguh dalam menghadapi potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Baik banjir, tanah longsor maupun angin kencang. Terlebih, prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Pasuruan akan memasuki musim hujan pada akhir November 2023.

"Himbauan kepada masyarakat, kita lakukan pencegahan bencana dengan melakukan mitigasi dan mengantisipasinya. Ini persoalan sepele misalnya membuang sampah di sungai dan sebagaimana mohon tidak dilakukan kembali. Lalu bagaimana melindungi hutan-hutan kita," jelasnya, kamis (17/11/2023).

Disampaikan setelah Apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di halaman Graha Maslahat, Pj. Bupati Andriyanto menyampaikan tentang ikhtiar Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam meminimalisir potensi terjadinya bencana. Diantaranya dengan melakukan pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB). Baik banjir maupun bencana kekeringan yang hingga saat ini masih terjadi di beberapa Desa.

"Pemetaan KRB sudah dilakukan. Kabupaten Pasuruan bukan hanya siaga dalam penanganan kebakaran hutan saja. Kita punya 4 Daerah Air Sungai yang mengaliri dan potensi terjadinya bencana banjir itu ada. Makanya kita harus siaga bencana," urainya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut menyebutkan kondisi klimatologi di Kabupaten Pasuruan dan sekitarnya. Berikut memaparkan tentang upaya kesiapsiagaan penanganan bencana yang didukung oleh para relawan dan dunia usaha.

"Untuk sementara ketika belum terjadi hujan yang merata, Pemkab Pasuruan kita masih masuk dalam situasi kesiapsiagaan bencana kekeringan. Kita masih supply air bersih di 22 Desa. Status bencana kekeringan masih belum dicabut," tegas Pj. Bupati Andriyanto. ris

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…