Antusias Memuncak, Promo Tiket Kereta Cepat Akan Diperpanjang Hingga Nataru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiket Kereta Cepat WHOOSH. SP/ JKT
Tiket Kereta Cepat WHOOSH. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, pemerintah berencana untuk memperpanjang harga tiket promo tiket Kereta Cepat WHOOSH. Hal tersebut diambil lantaran minat masyarakat terhadap kereta cepat terbilang tinggi. 

Namun, menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir dirinya belum memperinci kapan kebijakan tersebut secara pasti akan diberlakukan. 

Dia menuturkan, kebijakan terkait harga tiket kereta cepat itu tidak hanya merupakan ranah dari Kemenko Marves. Pihaknya harus harus berkoordinasi dengan kementerian lain, seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

“Masih (tarif promo), nanti nunggu kebijakannya itu tidak hanya dari saya. Nanti dari Menteri Perhubungan juga,” kata Erick, Jumat (24/11/2023).

Sebagai informasi, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memberlakukan promo tiket kereta cepat seharga Rp150.000 untuk kelas premium ekonomi. Harga promo tersebut telah berlaku sejak 18 Oktober dan berakhir 30 November 2023.

Saat ini, skema tarif yang berlaku adalah termurah Rp150.000 untuk kelas premium ekonomi, Rp450.000 untuk kelas bisnis, dan harga tertinggi Rp600.000 untuk first class. 

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang mengatakan, berakhirnya tarif promo kereta cepat akan berdampak pada turunnya permintaan masyarakat. 

Deddy menyebut risiko penurunan tingkat keterisian tempat duduk kereta cepat dapat mencapai 50%. "(Tingkat okupansi) kemungkinan dapat berkurang 50%, kecuali di periode akhir pekan," kata Deddy pekan lalu. 

Sedangkan, segmen pengguna kereta cepat yang sesungguhnya akan mulai terbentuk jika PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku operator nantinya memutuskan untuk tidak memperpanjang tarif promo dan mayoritas pengguna kereta cepat nantinya akan didominasi oleh kalangan menengah ke atas. jk-03/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…