Pupuk Indonesia Alokasikan 1,13 Juta Ton Pupuk Subsidi, Dukung Produktivitas Pertanian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman saat di Tuban bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. SP/ JKT
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman saat di Tuban bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan 1,13 juta ton pupuk subsidi sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan menekan impor beras dan mendukung program Percepatan Tanam yang digagas oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman saat Kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) RI di Kabupaten Tuban beberapa hari lalu.

Saat ini, menurut Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Gusrizal, stok pupuk bersubsidi tersedia sebesar 1.135.727 ton yang terdiri dari pupuk Urea sebesar 785.050 ton, pupuk NPK sebesar 341.705 ton, serta NPK formula khusus kakao sebanyak 8.972 ton. Jumlah tersebut telah melebihi ketentuan minimum Pemerintah dan bisa memenuhi alokasi pupuk bersubsidi untuk tiga minggu kedepan.

Sementara itu, Pupuk Indonesia juga telah didukung oleh fasilitas distribusi seperti 15 unit pengantongan dan distribution center, 13 kapal dengan 222 rute angkutan laut, 8.131 armada truk angkutan darat, 581 gudang dengan kapasitas 2,89 juta ton yang memiliki 1.068 jaringan distributor, serta 26.155 mitra kios resmi.

“Selain kesiapan fasilitas distribusi, sejumlah direksi Pupuk Indonesia juga melakukan kunjungan ke berbagai daerah,” jelasnya, Minggu (26/11/2023).

Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan gudang distributor dan kios dengan tujuan untuk memastikan kesiapan stok pupuk bersubsidi saat musim tanam pada akhir tahun 2023.

“Hari ini sejumlah direksi juga turun ke lapangan, ada yang ke Gorontalo dan Jambi. Sementara saya ke Jawa Timur,” kata dia.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok pupuk bersubsidi sudah tersedia sesuai ketentuan, mulai dari gudang penyangga, distributor, hingga di kios-kios.

Gus Rizal juga turut mengingatkan kepada distributor dan pemilik kios untuk senantiasa menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai ketentuan. Mulai dari kesesuaian terhadap harga eceran tertinggi (HET), volume penyaluran, hingga memastikan pupuk bersubsidi tersalurkan kepada petani terdaftar sesuai dengan ketentuan Pemerintah. Menurut Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022. 

“Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi petani wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), menggarap lahan maksimal dua hektare,” ujar Gusrizal.

Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan sembilan komoditas strategis yang berhak menerima subsidi pupuk, antara lain padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, tebu, dan kakao. 

“Bagi petani yang belum terdaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi Pupuk Indonesia menyiapkan solusinya. Melalui anak perusahaan kami telah disiapkan pupuk nonsubsidi berkualitas dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” pungkasnya. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Wabup Sidoarjo Ajak Gukyuk Cilik 2026 untuk Promosikan Wisata dan Budaya

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

Senin, 08 Jun 2026 09:36 WIB

SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gukyuk Cilik Sidoarjo Tahun 2026 yang…

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Sambut HUT ke-108, Pemkot Mojokerto Gelar Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

Senin, 08 Jun 2026 06:33 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam di Taman Bahari Majapahit (TBM), Ahad (7/6), sebagai ba…

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Ekonom Rasakan Tekanan Kondisi Keuangan

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, menjelaskan Indonesia menghadapi kolaps di sektor perbankan dengan inflasi yang tinggi pada…

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Saat di Bali, Prabowo Cerita Angka Hokinya, 8 dan 13

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto bercerita tentang dua angka yang dianggapnya sebagai angka keberuntungan. Dia menyebutkan dua angka itu ialah 8…

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Masyarakat Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Perum, Bulog Merespon

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Memberikan atensi atas keluhan warga soal kualitas beras Bantuan Pangan Pemerintah (Banpang) di sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa…

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Said Iqbal, Bakal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

Senin, 08 Jun 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, akan bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto.Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh…