Spanduk 'Tolak Cawapres Asam Sulfat' ini Satire, Bukan Provokatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jumat lalu (8/12/2023), beredar spanduk bertuliskan 'Tolak Cawapres Asam Sulfat' di Medan.

Spanduk ini bersamaan kampanya cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Medan.

Cak Imin, menanggapinya dengan tertawa. "Saya tidak tahu," kata Cak Imin usai kampanye di GOR Binjai, Sumatera Utara, Jumat (8/12/2023).

Spanduk ini sebagai produk harus diakui sebagai karya anak bangsa. Tergantung cara orang mengintepretasikan. Cak Imin mentertawakan. Tapi Ketua TKD Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo, menyebut spanduk itu bernada provokatif. Apa iya? Sebutan "Asam Sulfat" itu fakta.

Gibran Rakabuming diolok-olok di media sosial karena salah menyebut nama zat yang dibutuhkan ibu hamil untuk mencegah anak menjadi tengkes (stunting). Nama zat itu asam folat, tetapi disebut asam sulfat oleh cawapres nomor urut 2 tersebut. Padahal, asam folat dan asam sulfat itu zat yang berbeda jauh. Karena itu, Gibran disebut kurang wawasan sebab tidak tahu nama zat asam folat.

Slip of the tongue.

Gibran dua kali salah menyebut asam folat dengan istilah asam sulfat. Pertama, ia menyebutnya dalam acara “Diskusi Ekonomi Kreatif Bersama Mas Gibran” di Senopati, Jakarta Selatan, 3 Desember 2023. “Lalu ketika hamil harus dicek, ya, misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi nggak,” ujarnya sebagaimana dikutip dari “Empat Hari Maraton Kampanye, Dua Kali Gibran Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil” (Republika.co.id, 5 Desember 2023).

 

***

 

Orang komunikasi menyebut spanduk adalah media untuk menyampaikan informasi tertentu yang ditujukan pada khalayak umum. Informasi ini dikemas dengan kata dan kalimat yang singkat dan jelas sehingga mudah dipahami. Praktis spanduk adalah media untuk menginformasikan sekaligus mempromosikan suatu produk.

Dan reklame spanduk termasuk jenis signage yang berfungsi sebagai informasi, yaitu untuk menginformasikan kegiatan di suatu lokasi, sedangkan klasifikasinya termasuk kedalam jenis snipesing, karena diletakkan / dipasang pada pohon atau tiang. Pemasangannya bersifat sementara.

Penempatannya,, berada di tempat yang strategis yang bisa dilihat atau dilalui banyak orang. Misal di perempatan jalan bahkan terbentang di tengah jalan.

Bahasa orang periklanan, spanduk merupakan jenis media promosi yang digunakan di luar ruangan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), spanduk adalah kain rentang berisi slogan, propaganda, atau berita yang perlu diketahui umum.

Saya pernah tanya ke tukang spanduk di Gubeng. Ia menyebut ada langkah-Langkahnya yaitu menentukan tujuan pembuatan spanduk. Menentukan tujuan pembuatan spanduk.

Logika saya mesti diusut pembuat spanduk. Apakah ia seniman atau politisi?

Maklum, spanduk ada yang membuat desainnya beserta pesan informasi.

Saya menyebut spanduk bertuliskan "tolak cawapres Asam Sulfat" ini satire, bukan provokasi.

Ini saya mengacu KBBI, satire adalah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang; sindiran atau ejekan.

Berbeda dengan provokatif. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), provokatif bersifat provokasi; merangsang untuk bertindak; bersifat menghasut.

 

***

 

Menyimak realita yang saya potret selama ini, anak sulung Presiden Jokowi, menurut akal sehat saya bukan seorang public figure. Politisi senior PDIP, Panda Nababan, menyebut Gibran itu anak ingusan. Sementara menyerap hiruk pikuk pasca putusan MK, Wali kota Solo ini bak orang karbitan. Belum jangkep berusia 40 tahun, sudah "dikatrol" Anwar Usman, pamannya boleh mencapreskan diri.

Saat itu Anwar Usman, masih menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Mengapa saya mengkualifikasikan Gibran, bukan public figure?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti figur publik adalah tokoh masyarakat.

Kata Abdillah Hanafi dalam Koentjaraningrat (1983:113), seorang tokoh masyarakat bercirikan memiliki hubungan sosial lebih luas daripada para pengikutnya.. Selain memiliki keahlian atau pengetahuan tertentu melebihi orang kebanyakan, terutama pengikutnya. Nah, Gibran mengucapkan zat untuk ibu hamil asam sulfat bikan asam folat, wajar diolok-olok di media sosial. Mengingat, asam folat dan asam sulfat itu zat yang berbeda jauh. Tak salah ada yang menyebut Gibran, kurang wawasan sebab tidak tahu nama zat asam folat. Dan bukan slip of the tongue.

Saya pun berpikir Gibran, belum seorang tokoh masyarakat yang menjadi pusat perhatian orang banyak dan sudah dikenal oleh masyarakat luas. Dikenal, baik dari segi penampilan fisiknya maupun prestasi-prestasinya. Mari kita tonton debat capres-cawapres perdana beberapa hari lagi. ([email protected])

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…