Cegah Banjir Air, Pemdes Ketimang Bangun Drainase

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan pembangunan saluran drainase di Dusun Ketimang Desa Ketimang, Wonoayu. 
Pelaksanaan pembangunan saluran drainase di Dusun Ketimang Desa Ketimang, Wonoayu. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Cegah banjir ketika hujan turun, Pemerintah Desa (Pemdes) Ketimang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo membangun saluran drainase  di dua titik, yakni di RT 05 Dusun Ketimang sepanjang 53 meter, sedangkan di RT 01 Dusun Pengganggong sepanjang 23 meter. Saluran drainase dibangun untuk mengalirkan air dari satu titik ke titik lain yang dinilai sangat penting untuk membantu proses pengaliran air seperti curah hujan, agar tidak terjadi genangan atau banjir.

Kades Ketimang H Abdul Wahab, mengatakan' bahwa, pembangunan saluran drainase di dua titik sebagai salah satu solusi untuk mengatasi terjadinya genangan air di saat musim penghujan, yang berasal dari air limbah rumah tangga. Jika genangan air hujan maupun limbah rumah tangga dari warga tidak dialirkan dengan baik, maka ada beberapa dampak kerugian yang dirasakan oleh warga di sekitar lokasi, yakni jalan yang ada di sisi drainase akan mudah  rusak, bahkan ancaman penyakit yang disebabkan oleh genangan air dan dapat memicu perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

"Maka untuk mencegah itu semua, kami selaku pihak pemdes membangun saluran drainase agar air yang tergenang dapat dialirkan dengan baik," kata Abdul Wahab, saat ditemui di kantornya, Selasa (12/12/2023)

Abdul Wahab, menjelaskan bahwa,  saluran air nantinya akan dialirkan menuju ke sungai dari dua titik lokasi, karena itu alternatif yang bisa dilakukan pemdes. Dengan di bangunnya  drainase tersebut jalan yang selama ini tergenangi air hujan dan air limbah warga dapat teratasi. Bahkan kondisi jalan yang rawan kerusakan akibat  genangan air yang terjadi saat hujan tiba, nantinya tidak akan lagi tergenang.

"Sedangkan jenis kegiatan ini adalah pembangunan infrastruktur desa tahun anggaran 2023, dengan jenis pekerjaan pembangunan saluran drainase," katanya.

Menurutnya, fungsi dari drainase ini antara lain, sebagai salah satu metode pembebasan suatu area dari genangan air, banjir, atau erosi. Metode meminimalisir terjadinya penularan penyakit yang diakibatkan oleh sistem sanitasi yang buruk.

"Bila hujan turun, air selalu menggenang dan lama surutnya hal ini diperparah rusaknya jalan aspal sehingga mengganggu kenyamanan pengendara," ungkapnya.

Dia berharap, pembangunan saluran drainase ini bisa meminimalkan dampak negatif dari aliran limpasan untuk kualitas air sungai serta mengurangi gangguan yang dapat menjadi sarang nyamuk-nyamuk penyebab penyakit.

"Mudah-mudahan, dengan adanya  pembangunan saluran drainase ini,  bisa mencegah banjir dan arus lalu lintas semakin lancar," pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya tidak hanya menghadirkan batik di ruang pamer. Yayasan Batik Indonesia (YBI) b…

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang J…