GP Jamu Optimis, Penjualan di Industri Jamu Ditargetkan Naik 5% Tahun Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pekerja memilah sachet minuman energi bubuk Kuku Bima Energ-G di sepanjang conveyor di bagian pengemasan pabrik PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk. SP/ JKT
Ilustrasi. Pekerja memilah sachet minuman energi bubuk Kuku Bima Energ-G di sepanjang conveyor di bagian pengemasan pabrik PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kinerja penjualan industri jamu di Indonesia kian tumbuh pasca pandemi Covid-19 tahun lalu. Bahkan pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 54/2023 tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Jamu, guna mendukung produktivitas perekonomian industri jamu.

Disisi lain, Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu) meyakini pihaknya tengah berusaha menyiapkan sebuah strategi pemasaran baru, salah satunya dengan memasifkan digital marketing agar tingkat penjualan bisa naik tahun depan.

"Saya kira bisa tumbuh 5% tahun depan, tahun ini lumayan naik dari tahun sebelumnya, tahun depan kita harap dapat jauh lebih baik lagi targetnya," jelas Ketua Umum DPP GP Jamu Dwi Ranny Pertiwi Zarman, Rabu (13/12/2023).

Dwi mengatakan, strategi marketing tersebut perlu digencarkan lantaran pertumbuhan kinerja industri jamu saat ini masih terbilang kecil dibandingkan ketika Covid-19 melanda. 

Kala pandemi saat itu industri penjualan jamu meningkat pesat, namun kini, menurutnya eksistensi jamu redup dikarenakan daya beli yang turun pasca pandemi. 

Meski demikian, Dwi tetap optimistis jika katalis instruksi Jokowi untuk pengembangan jamu dan pemanfaatan jamu di lingkungan pemerintah akan mendongkrak penjualan. 

"Kita kembalikan ke pemerintah, kami butuh bahan baku yang stabil, pascapanen yang bagus. Berapa anggaran yang disiapkan untuk itu, apa yang sudah dilakukan," tuturnya.

Diketahui, kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri jamu hingga produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini sebenarnya sudah sangat siap. Namun, pihaknya menuturkan jika masih ada kendala dari segi bahan baku yang terus menerus diincar negara lain melihat ekspor produk jadi industri jamu cukup pesat pada 2020 yang dipasarkan ke 152 negara. 

Tak berkecil hati, lebih lanjut, Dwi mengatakan saat ini tak sedikit negara yang kembali mengincar bahan baku jamu mulai dari asam, kunyit, temulawak, dan lainnya. 

"Yang gampang di ekspor sebetulnya adalah bahan baku, karena untuk ekspor produk jadi itu gak mudah, bisa 1-2 tahun perizinannya. Kalau kita tawarkan bahan baku itu cepat, karena kita industri jamu kita amankan dulu dalam negeri," pungkasnya. 

Sehingga titik optimalnya, program hilirisasi terus digalakkan dan penting untuk dipertajam ke berbagai komoditas bahan baku obat herbal yang dinilai dapat meningkatkan nilai tambah dari produk jamu. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) t…