Pasang Prasasti Tak Jelas, Anggaran Proyek Jalan Paving Desa Temu Disoal Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prasasti proyek jalan paving menuju makam Desa Temu, Kecamatan Prambon.
Prasasti proyek jalan paving menuju makam Desa Temu, Kecamatan Prambon.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggaran proyek jalan paving di RT 04 RW 02 Desa Temu, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, tepatnya di jalan menuju makam desa setempat dipertanyakan, lantaran pada prasasti proyek tidak tertuang, batas waktu pekerjaan, volume dan besaran anggaran. Wargapun menduga jika tim pelaksana kegiatan (TPK) sengaja menyembunyikan anggaran yang bersumber dari uang rakyat itu.
Salah seorang warga setempat, yang mewanti wanti agar namanya tidak di publikasikan, mengaku bahwa pernah melakukan pengukuran terhadap diameter proyek jalan paving di jalan menuju makam tersebut, yang hasilnya berkisar sepanjang 60 meter dan lebar 2 meter.

"Kalau seingat saya panjangnya kurang lebih 60 meter dan lebarnya sekitar 2 meter lah mas," katanya

Dia menyayangkan adanya keberadaan prasasti proyek yang dipasang di lokasi proyek tidak dilengkapi dengan mencantumkan, batasan waktu pekerjaan, volume proyek dan besaran anggaran. Sehingga anggaran proyek yang bersumber dari uang rakyat tersebut menjadikan pertanyaan warga.

"Saya tidak menuduh, tapi saya hanya menduga kalau anggaranya itu sengaja di sembunyikan oleh pihak TPK," ucapnya

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Temu, Petty Fitri Anna, menjelaskan bahwa, hingga tahun 2023 ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Temu mendapat pengalokasian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebesar Rp 325 juta.

Selain direalisasikan untuk pembangunan jalan paving, anggaran yang bersumber dari APBD Sidoarjo, ini juga direalisasikan untuk pengadaan sepeda motor dinas, rehab kantor dan pengadaan sound system.

"Dana BKK tahun 2022 direalisasikan untuk pembangunan jalan paving. Dan dana BKK tahun 2023 ini, direalisasikan untuk pengadaan sepeda motor dinas dan rehab kantor mas," katanya, saat ditemui wartawan Surabaya Pagi, diruang kerjanya, Rabu (13/12/2023).

Kades Petty, juga menyebut, jika anggaran BKK tahun 2022 senilai Rp 100 juta, itu tidak seluruhnya di realisasikan untuk pembangunan jalan paving menuju makam. Namun, dana tersebut sebagian direalisasikan untuk pembangunan jalan paving di beberapa titik jalan lingkungan yang ada di desa setempat.

"Total semuanya 600 meter persegi, yang di bagi di beberapa titik," paparnya

Terkait hal ini, Subagyo, SH, selaku Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Sidoarjo turut angkat bicara, dia menyayangkan adanya pemasangan prasasti proyek yang di tidak dilengkapi dengan informasi yang jelas. Menurutnya, dengan tidak adanya informasi proyek yang jelas, maka patut diduga terjadi permainan dalam pengelolaan uang rakyat.

"Apalagi masalah BKK. Dan setiap pembangunan yang menggunakan uang rakyat wajib di pasang informasi yang jelas," jelasnya.

Selain itu, dia menerangkan bahwa, transparansi penggunaan anggaran telah diatur dalam UU No.14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Sehingga masyarakat juga berhak mengetahui besaran dana proyek  dan para pengguna anggaran wajib mempublikasikannya.

"Sehingga masyarakat mudah untuk mengetahuinya," pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Penyambutan Kapolda Jatim Baru Irjen Pol Dekananto Eko Purwono bersama Ibunya di Sambut Pedang Pora

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polda Jawa Timur menggelar prosesi penyambutan Kapolda Jawa Timur yang baru, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, di Mapolda Jawa Timur,…

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Pemkab Magetan Kaji Ulang Lelang Perbaikan Jalan Buntut Harga Aspal Naik Rp7 Ribu per Kg

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Buntut kenaikan harga aspal sekitar Rp 7.000 per kilogram, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, harus menghitung ulang…

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Terancam Dikepung Sampah, Aliran Anak Sungai Hutan Mangrove Seperti TPA

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terbaru, lanskap rimbun hutan mangrove yang berada di kawasan pesisir timur Surabaya terlihat penuh dengan tumpukan sampah seiring…

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Belum Kantongi SLHS, BGN Setop Sementara Operasional 10 SPPG di Bangkalan

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menindaklanjuti masih adanya sejumlah Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangkalan yang belum memenuhi persyaratan…

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Serahkan Langsung ke Petani, Serapan Pupuk Subsidi di Situbondo 81,7 Persen

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Selama periode Januari hingga awal Oktober, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, mencatat…

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…