Komisi D DPRD Lamongan Warning Dinas Pendidikan, Segera Cairkan Dana Insentif Guru Madin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para Guru Madin saat mengikuti Bimbingan teknis yang digelar pada Rabu, (15/11/2023) di Gedung Budi Luhur Convention Hall lalu. SP/MUHAJIRIN 
Para Guru Madin saat mengikuti Bimbingan teknis yang digelar pada Rabu, (15/11/2023) di Gedung Budi Luhur Convention Hall lalu. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih belum dicairkannya dana insentif untuk ribuan guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) akhirnya sampai ke telinga anggota DPRD Lamongan, khususnya Komisi D yang membidangi Pendidikan dan Kesejahteraan. Wakil rakyat itu me-warning Dinas Pendidikan agar segera mencairkan dana tersebut sebelum tutup tahun yang tinggal hitungan jari ini.

"Untuk anggaran insentif guru Madin se - Kab. Lamongan sampai hari ini memang belum cair," kata M. Shomad ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lamongan saat dikonfirmasi surabayapagi.com, Kamis (28/12/2023).

Disebutkan olehnya, masih belum dicairkannya dana insentif ini informasi dari dinas yang menangani bahwa pemberkasan untuk proses pencairan sudah selesai dilakukan oleh dinas pendidikan, sekarang berkas itu sudah berada di keuangan. "Proses pemberkasan informasi sudah dilakukan dan sekarang berkas itu sudah di bagian keuangan," infonya seperti itu.

Karena berkas pengajuan pencairan sudah dilakukan, maka ia mendesak agar segera dicairkan, meski kondisi keuangan Kabupaten Lamongan dalam kondisi tidak sehat. "Banyak kabar memang di beberapa kegiatan yang diprogramkan pada tahun 2023 belum realisasi, padahal tahun 2023 tinggal hitungan hari dan besok (Jum'at) hari efektif, karena itu saya meminta dan mendesak segera dana program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat segera dicairkan karena ini menyangkut hajat orang banyak dan kredibilitas pemerintah daerah dipertaruhkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  ribuan guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Kabupaten Lamongan menagih janji atas komitmen Pemerintah Daerah dalam hal ini bupati,  untuk mencairkan dana insentif senilai Rp 900 ribu sekali dalam setahun, yang hingga tutup tahun dana tersebut tak kunjung dicairkan.

Dana insentif yang diperuntukkan bagi para guru pejuang agama di Desa dan Pondok Pesantren tersebut, kurang lebih sebanyak 6.600 guru itu sangat diharapkan bisa cair jelang tutup tahun, karena dana itu sudah dianggarkan dalam APBD 2023 oleh Pemerintah Daerah.

"Iya memang sampai hari ini insentif guru Madin belum cair, dan kami sangat berharap insentif itu bisa dicairkan segera," kata Abdul Ghoni Bendahara Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Lamongan, saat dihubungi surabayapagi.com, Rabu, (27/12/2023).

Disebutkan olehnya, anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Daerah seperti yang sudah dijanjikan oleh bupati, sekitar Rp 6.030.000.000 (Enam miliar tiga puluh juta rupiah) untuk 6600 guru Madin yang tersebar di 27 Kecamatan. "Kami memang dijanjikan dapat dana insentif dari pemerintah melalui Dinas Pendidikan, namun belum ada informasi kapan dana itu dicairkan,"ujarnya.

Padahal lanjut Gus Ghoni panggilan akrabnya, dana itu sangat diharapkan oleh guru Madin bisa cair sebelum tutup tahun yang kurang hitungan hari ini. "Tentu kami di pihak guru Madin sangat berharap dana insentif itu bisa cair akhir tahun ini," harapnya. jir

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya dan Baznas Salurkan Beasiswa S1 RPL bagi Guru PAUD

Pemkot Surabaya dan Baznas Salurkan Beasiswa S1 RPL bagi Guru PAUD

Selasa, 29 Sep 2026 12:16 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan pengalaman mengajar minimal dua tahun yang dimiliki para guru dikonversi menjadi satuan kredit semester…

Jelang Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Rumah Pompa

Jelang Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembangunan Rumah Pompa

Selasa, 29 Sep 2026 12:08 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mencegah banjir menghadapi musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat pembangunan rumah pompa Sidokare…

Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR

Pantau Kasus Influenza A, Dinkes Ponorogo Perkuat Fasilitas Kesehatan dan SKDR

Selasa, 29 Sep 2026 11:59 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam pemantauan penyakit dengan gejala menyerupai influenza, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo,…

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat

Lewat Aksi Bergizi, Pemkab Pamekasan Dorong Pesantren Pelopori Kesehatan Masyarakat

Selasa, 29 Sep 2026 11:55 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai langkah strategis dalam peningkatan kualitas hidup sehat masyarakat melalui kegiatan aksi bergizi, Pemerintah Kabupaten…

Pastikan Kelayakan Belajar Mengajar, Disdik Tulungagung Rehabilitasi 60 Ruang Kelas SD

Pastikan Kelayakan Belajar Mengajar, Disdik Tulungagung Rehabilitasi 60 Ruang Kelas SD

Selasa, 29 Sep 2026 11:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya meningkatkan kelayakan dan keamanan sarana pembelajaran, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung,…

Lewat Program IJD, Pemkab Lumajang Fokus Prioritaskan Jalan Rusak Berat

Lewat Program IJD, Pemkab Lumajang Fokus Prioritaskan Jalan Rusak Berat

Selasa, 29 Sep 2026 11:02 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memprioritaskan jalan rusak berat untuk…