Gus Miftah Bagi-Bagi duit, sedekah atau kampanye???

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi.com-Jakarta: Beredar video di media sosial X (dulu Twitter) yang memperlihatkan Gus Miftah tengah membagi-bagikan uang ke sejumlah warga.

Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik itu, tampak Gus Miftah memegang segepok uang pecahan Rp 50.000.

Lantas, warga yang mendapat uang tersebut berbaris untuk menerima uang yang diberikan oleh Gus Miftah tersebut.

 

Kemudian, ada seseorang yang juga meneriakkan nama capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, saat Gus Miftah tengah membagikan uang.

"Prabowo, 02," ujar orang tersebut.

Selain itu, ada juga orang di belakang Gus Miftah yang membentangkan baju hitam bergambar Prabowo.

Senada, dia juga menyuarakan berupa ajakan untuk mencoblos Prabowo saat pemilihan Pilpres 2024 mendatang.

"Coblos 02," tuturnya.

Tak hanya sekali, orang tersebut kembali mengajak untuk mencoblos Prabowo.

Kamhar mengklaim aksi Gus Miftah itu adalah sedekah bagi masyarakat.

"Namun jika dicermati videonya, tak ada unsur yang bisa dikategorikan sebagai kampanye. Lebih pasnya sebagai bentuk sedekah dari Gus Miftah kepada masyarakat."

"Jelas terlihat orang dewasa dan anak kecil disantuni. Jadi ini menggugurkan tudingan bermotif politik elektoral," ujarnya.

Disisi lain, Ganjar Pranowo sebagai salah satu capres paslon 3 menanggapi  video viral Gus Miftah, yang membagi-bagikan uang saat bersilaturahmi dengan salah satu pengusaha di Pamekasan, Jawa Timur.

"Kalau soal Gus Miftah, kalau soal pelanggaran dan sebagainya. semua sudah kelihatan kok," kata Ganjar di Djakarta Theater, Jakarta Sabtu (30/12/2023).

Ganjar menyebut kejadian itu menajadi kewenangan Bawaslu untuk menangananinya.

"Tinggal Bawaslu, ya itulah pekerjaan anda yang kami tunggu," katanya.

Ganjar berharap Bawaslu bergerak, tidak menunggu protes dari masyarakat.

"Atau mungkin menunggu kalian akan diprotes oleh masyarakat," ujarnya.

Viral di Medsos

Pendakwah Gus Miftah tengah menjadi sorotan publik karena videonya yang tengah bagi-bagi uang viral di media sosial.

Warganet pun mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk segera menginvestigasi di balik pembagian uang yang dilakukan Gus Miftah kepada masyarakat.

Menurut informasi, video itu diambil ketika Gus Miftah tengah bersilaturahmi dengan salah satu pengusaha di Pamekasan, Jawa Timur.

Dalam video berdurasi 10 detik, Gus Miftah yang mengenakan pakaian oranye terlihat berdiri sembari memegang segepok uang.

Di depannya terdapat warga yang mayoritas perempuan mengantre untuk mendapatkan uang dari Gus Miftah.

Sebab, Gus Miftah diketahui menjadi salah satu dari pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Siapa pun tahu Miftah pendukung paslon 2. Ada apa miftah bagi2 duit bgini? Tujuannya apa?" kata @UmarSyadatHsb__ pada Jumat (29/12/2023).

Pemilik akun tersebut lantas me-mention akun resmi Bawaslu untuk turun tangan menelusuri tujuan pembagian uang yang dilakukan Gus Miftah.

"Ayo @bawaslu_RI dan polisi tolong di investigasi ini acara apa dan untuk apa bagi-bagi duit ini?" ujarnya.

Namun, ada pula warganet yang membela Gus Miftah. Salah seorang warganet mengunggah beberapa video yang memperlihatkan Gus Miftah bagi-bagi uang ketika berdakwah.

"Sudah sejak lama. Jadi tidak serta merta dikaitkan di pilpres. Kalau gak salah sejak 2021," ungkap @WAHYU_UNIFORM. ***bbs

 

 
 



Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Spiritualitas Generasi Muda, Pemkab Beri Insentif Ratusan Guru Rohani Lintas Agama Rp700 Ribu

Perkuat Spiritualitas Generasi Muda, Pemkab Beri Insentif Ratusan Guru Rohani Lintas Agama Rp700 Ribu

Rabu, 09 Sep 2026 13:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya dukungan untuk memperkuat pendidikan karakter serta spiritualitas kalangan generasi muda setempat, Pemerintah…

Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Peta-kan Prioritas Bencana

Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Peta-kan Prioritas Bencana

Rabu, 09 Sep 2026 13:08 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan skenario penanganan multi-bencana menyusul …

Gencarkan Pemeriksaan di Puskesmas, Dinkes Malang Kejar Target Capaian CKG

Gencarkan Pemeriksaan di Puskesmas, Dinkes Malang Kejar Target Capaian CKG

Rabu, 09 Sep 2026 13:06 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai salah satu langkah strategis untuk mengejar target 46 persen capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada periode 2026, Dinas…

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Lewat Program PTSL, Pemkab Serahkan 80 Sertifikat Tanah ke Warga Magetan

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersama Badan Pertanahan…

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Marak Keracunan MBG, Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengawasan Operasional SPPG

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna memastikan kualitas, keamanan, dan pelayanan kepada penerima manfaat sesuai standar sekaligus mengatasi maraknya keracunan…

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Temukan 3 Sesar Aktif Melintas Surabaya, BMKG Ingatkan Potensi Gempa M 6,7

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berdasarkan pemetaan Pusat Studi Gempa Nasional (PusGen), BMKG mengungkap tiga sesar aktif di Jawa Timur yang melintasi wilayah…