Harga Cabai Masih Pedas di Awal Tahun 2024, Zulhas: Tidak Perlu Khawatir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para penjual komoditas cabai di salah satu pasar di Jakarta. SP/ JKT
Para penjual komoditas cabai di salah satu pasar di Jakarta. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mengawali tahun 2024, nyatanya harga pada komoditas cabai masih terbilang mahal dan semakin pedas. Misalnya harga cabai rawit merah naik Rp1.500 menjadi Rp77.410/kg pada hari ini, Selasa (02/01/2024).

Harga tertinggi cabai merah keriting dijual di Pasar Pluit Rp 90.000 per kg, dan harga termurah dijual di pasar Kalideres Rp 50.000 per kg. Kemudian, harga cabai rawit besar juga masih mahal rata-rata Rp 85.967 per kg, dan harga cabai rawit besar tertinggi dijual di Pasar Rawamangun Rp 110.000 per kg, dan harga terendah di Pasar Klender SS Rp 60.000 per kg.

Sementara untuk harga cabai rawit hijau mulai mengalami penurunan menjadi Rp 91.281 per kg dari sebelumnya Rp 91.690 per kg. Hal yang sama dialami cabai rawit merah harganya turun Rp 2.200 menjadi Rp 47.656 per kg, namun harga tersebut masih terbilang mahal.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan yakni bawang putih naik Rp 297 menjadi Rp 42.41.750 per kg. Bawang merah juga naik Rp 730 menjadi Rp 41.968 per kg. Sedangkan untuk harga pangan lainnya masih stabil.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meyakinkan kepada masyarakat Palu Sulawesi Tengah dan Mamuju Sulawesi Barat bahwa harga pangan akan tetap stabil pada masa Natal dan tahun Baru 2024. Ia juga memastikan pasokan bahan pangan tidak akan kekurangan. 

Pernyataan ini diberikan saat melakukan kunjungan kerja ke Pasar Masomba, Palu Sulawesi Tengah. Sebelumnya atau pada pagi harinya, Zulkifli Hasan juga telah memeriksa pasokan dan harga bahan pangan di Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat.

 Di Pasar Masomba, Zulkifli Hasan memastikan pasokan dan harga pangan stabil, termasuk cabai seharga Rp 60 ribu dan telur Rp 28 ribu. Hal yang sama juga terjadi di pasar Mamuju.

"Di Pasar Mamuju, harga sembako sangat terjangkau, seperti cabai seharga Rp 40 ribuan, bawang Rp 35 ribu, dan telur Rp 27 ribu per kg. Di Pasar Masomba Palu, harganya sedikit lebih tinggi, dengan cabai Rp 60 ribu dan telur Rp 28 ribu," ungkap Zulhas.

Disisi lain, Ketua Umum PAN ini mengajak masyarakat untuk tidak khawatir mengenai stok dan harga bahan pokok menjelang Nataru, mengingat semuanya masih terkendali menurut pemantauannya.

“Jadi, sembako dan suplai nya melimpah, stoknya mencukupi, barangnya tersedia, dan harga stabil, tidak perlu khawatir,” tegas dia. jk-02dsy

Berita Terbaru

Dorong Perilaku Hidup Sehat JOSS Kolaborasi Puskesmas Dan Kecamatan Wonoayu Gelar CKG

Dorong Perilaku Hidup Sehat JOSS Kolaborasi Puskesmas Dan Kecamatan Wonoayu Gelar CKG

Selasa, 21 Jul 2026 11:59 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Jurnalis Online Siber Sidoarjo (JOSS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Wonoayu dan Puskesmas Wonoayu menggelar Cek…

Pastikan Sayur dan Buah Bebas Residu, DKPP Kota Madiun Gencarkan PSAT di Pasar Modern

Pastikan Sayur dan Buah Bebas Residu, DKPP Kota Madiun Gencarkan PSAT di Pasar Modern

Selasa, 21 Jul 2026 11:51 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan bebas residu dan aman dikonsumsi oleh masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Jawa Timur…

Jamin Layanan Kesehatan: 1.200 Nakes Jember Gencarkan Program ‘Homecare’

Jamin Layanan Kesehatan: 1.200 Nakes Jember Gencarkan Program ‘Homecare’

Selasa, 21 Jul 2026 11:45 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna menjamin layanan kesehatan masyarakat kelompok rentan yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan, sebanyak…

Dukung Tata Niaga Tembakau, Pemkab Pamekasan Bantu Petani Hitung Biaya Pokok Produksi

Dukung Tata Niaga Tembakau, Pemkab Pamekasan Bantu Petani Hitung Biaya Pokok Produksi

Selasa, 21 Jul 2026 11:34 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai acuan guna mendukung tata niaga tembakau yang lebih baik dan berpihak kepada petani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Malang Reposisi Tata Letak CCTV

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Malang Reposisi Tata Letak CCTV

Selasa, 21 Jul 2026 10:53 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka meningkatkan pengawasan wilayah kota sekaligus bagian dari harmonisasi antara pemanfaatan teknologi dan kinerja kontrol…

Tekan Metan Pemicu Kebakaran TPA, DLH Kota Malang Manfaatkan Bakteri Limbah Susu

Tekan Metan Pemicu Kebakaran TPA, DLH Kota Malang Manfaatkan Bakteri Limbah Susu

Selasa, 21 Jul 2026 10:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 10:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna meminimalkan kadar gas metan di TPA Supit Urang yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota…