Gempa di Wilayah Pesisir Laut Jepang

Ajaib, Lansia Berumur 90 Tahun Selamat dari Reruntuhan Rumah Selama 5 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Elsa, si anjing penyelamat, membantu petugas pemadam kebakaran mencari orang-orang yang diduga berada di reruntuhan rumah di Kota Wajima, Prefektur Ishikawa. SP/ JPG
Elsa, si anjing penyelamat, membantu petugas pemadam kebakaran mencari orang-orang yang diduga berada di reruntuhan rumah di Kota Wajima, Prefektur Ishikawa. SP/ JPG

i

SURABAYAPAGI.com, Jepang - Gempa yang melanda wilayah di pesisir Laut Jepang membuat banyak orang ketakutan dan histeris. Namun ada kejadian ajaib yang baru saja terjadi. Seorang lansia berusia 90 tahun berhasil diselamatkan dari reruntuhan rumah di Suzu, Prefektur Ishikawa pada Sabtu (06/01/2024), setelah terjebak selama 5 hari lamanya.

Sementara itu, sebanyak 126 dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 210 lainnya masih hilang di prefektur itu dengan operasi penyelamatan terhambat hujan dan hujan es. Hujan diperkirakan masih turun hingga Minggu yang diikuti dengan salju di wilayah itu.

Sebagai informasi, Suzu adalah salah satu kota pesisir yang paling terdampak gempa bermagnitudo 7,6 itu yang terjadi di Semenanjung Noto, Jepang tengah, pada Hari Tahun Baru.

Gempa tersebut adalah yang getaran pertama yang menewaskan lebih dari 100 orang di Jepang sejak gempa Kumamoto pada 2016 di wilayah barat daya Jepang yang menyebabkan 276 orang tewas termasuk yang terkait dengan bencana tersebut.

Gempa itu menyebabkan kerusakan struktur yang luas dan kebakaran di prefektur itu, dan pejabat kota di Wajima meyakini ada sekitar 100 lokasi dimana orang-orang terperangkap di bawah reruntuhan bangunan.

Pihak berwenang di Pemerintahan Jepang hingga saat ini masih berjuang untuk mengirimkan pasokan bantuan akibat jalan-jalan yang rusak akibat gempa di Ishikawa, di mana sebanyak 30 ribu penduduknya tinggal di sekitar 370 penampungan.

Pemerintah meningkatkan jumlah anggota Pasukan Bela Diri yang dikerahkan ke wilayah terdampak bencana menjadi 5.400 pada Sabtu dari sebelumnya hanya 5.000 personel.

Beberapa tempat penampungan memiliki akses yang terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali terhadap air mengalir untuk menyiram toilet, sehingga menyebabkan masalah kebersihan dan kesehatan mental.

Pemerintah Prefektur Ishikawa berencana membangun rumah sementara bagi warga terdampak bencana, tetapi pengerjaannya baru akan dimulai pada Jumat mendatang. jpg-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…