BPBD Pacitan Uji Coba Peringatan Dini Tsunami Usai Diguncang Gempa hingga M 6,4

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Uji coba sistem peringatan dini tsunami di Pacitan, Jawa Timur. SP/ PCT
Uji coba sistem peringatan dini tsunami di Pacitan, Jawa Timur. SP/ PCT

i

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai langkah kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi yang sempat mengguncang hingga M 6,4 membuat BPBD Pacitan bergerak cepat dengan memperbarui sistem peringatan dini tsunami yang telah dipasang di sejumlah mulai diuji coba guna memastikan perangkat itu bekerja dengan baik.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko mengungkap, jika selama ini, pihaknya rutin melakukan tes TEWS secara rutin pada tanggal 26 tiap bulan. Di sisi lain, pasca peristiwa gempa dini hari Jumat pekan lalu, pengujian kembali dilakukan guna memastikan fungsi alat dimaksud.

"Alhamdulillah, TEWS (Tsunami Early Warning System) yang ada sudah kami uji coba dan berfungsi dengan baik. Sedangkan, uji coba bahkan disaksikan langsung oleh Bapak Nanang Samodra dari Komisi VIII DPR-RI, Bapak Pangarso Suryotomo Plt Deputi Pencegahan BNPB, serta Bapak Sekda selaku Kepala BPBD," ujar Erwin, Selasa (10/02/2026).

Selain optimalisasi fungsi TEWS, lanjut Erwin, upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat juga menjadi perhatian khusus. Hal itu selaras dengan pernyataan pihak Komisi VII maupun BNPB usai serah terima bantuan penanganan darurat gempa sehari sebelumnya.

"Langkah-langkah yang kami lakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan bencana. Selain itu kami juga menyiapkan rencana simulasi berkala dengan melibatkan semua entitas yang ada," terangnya.

Sehingga, mengantisipasi bencana yang akan datang, BPBD bersama masyarakat menggelar simulasi secara rutin dan berkelanjutan. Upaya mitigasi bencana harus dilaksanakan dari tingkat keluarga, sekolah, hingga komunitas.

"Simulasi tidak cukup dilakukan satu kali, tetapi harus berulang-ulang. Kita bisa mencontoh Jepang, yang rutin melakukan latihan kebencanaan sehingga ketika gempa terjadi, korban bisa diminimalisir," jelas legislator Partai Demokrat asal NTB tersebut.

Diketahui, pemerintah mengucurkan beragam jenis bantuan untuk penanganan darurat usai peristiwa gempa M 6,4 yang berpusat di Pacitan. Bantuan dimaksud berupa dukungan logistik dan penanganan darurat senilai total Rp 351,8 juta. Jenisnya meliputi 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, dan 1 unit tenda pengungsi. Bantuan lain berupa 50 paket kasur lipat serta 30 unit tenda keluarga. pc-01/dsy

Berita Terbaru

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…