Mesir Gelontorkan Rp 900,7 Triliun Bangun Megaproyek Kota Masa Depan di Atas Gurun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan megaproyek "Ibu Kota Administratif Baru" Mesir, sekitar 45 km timur Kairo. SP/ MSR
Penampakan megaproyek "Ibu Kota Administratif Baru" Mesir, sekitar 45 km timur Kairo. SP/ MSR

i

SURABAYAPAGI.com, Mesir - Baru-baru ini Mesir tengah mengerjakan megaproyek terbesar di era Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi yang menjabat sejak 2014. Bahkan pihaknya telah menggelontorkan dana hingga USD 58 miliar atau setara Rp 900,7 triliun untuk membangun ibu kota baru tersebut.

Diketahui, kota baru tersebut diklaim bakal menjadi kota masa depan yang nantinya akan dibangun di atas gurun yang berlokasi 45 km di timur Kairo. Namun, hingga Selasa (09/01/2024) ibu kota baru Mesir ini belum memiliki nama, yang kini hanya disebut sebagai New Administrative Capital (NAC).

Dibangun di atas tanah gurun, ibu kota baru Mesir dirancang untuk menjadi model teknologi tinggi bagi masa depan Mesir. Pemerintah Mesir disebut menginginkan program ini bisa menyerap sebagian dari populasi, yang diperkirakan tumbuh sebesar 1,6 persen per tahun.

Pembangunan NAC sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2015. Namun, beberapa proyek belum rampung lantaran adanya penundaan imbas berbagai faktor. Lebih lanjut, nantinya kota ini akan menjadi yang terbesar dari sederet mega proyek Presiden Abdel Fattah al-Sisi, untuk pembangunan ekonomi dan mengakomodasi pertumbuhan populasi sebesar 105 juta jiwa.

Sementara itu, untuk pembangunan megaproyek ini dipimpin okeh Administrative Capital for Urban Development (ACUD).Ketua ACUD Khaled Abbas mengklaim sejumlah karyawan di kementerian/lembaga (K/L) Mesir sudah pindah ke ibu kota baru tersebut sejak Juni 2023 lalu.

"Kami memiliki hampir 48 ribu karyawan yang datang setiap hari (ke NAC)," kata Abbas, Rabu (10/01/2024).

Di sisi lain, pembangunan NAC mendapat sejumlah kritikan dari beberapa pihak yang khawatir risiko bertambahnya beban utang Mesir. Tetapi, NAC juga diyakini akan menjadi kota berteknologi tinggi di Mesir di masa mendatang.

Pada pembangunan tahap pertama, ibu kota baru Mesir mencakup menara setinggi 70 lantai, yang disebut-sebut tertinggi di Afrika. Kemudian ada gedung opera dengan lima aula, masjid besar, dan katedral terbesar di Timur Tengah.

"Kereta listrik dari Kairo timur mulai beroperasi musim semi lalu dan monorel layang akan dimulai pada kuartal kedua tahun ini (2024). Sebanyak 100 ribu unit rumah telah selesai dibangun dan 1.200 keluarga sudah pindah," beber Abbas.

Selain itu, bank-bank besar dan perusahaan lainnya juga dikabarkan akan segera menempati NAC. Disebutkan, mengatakan pembangunan tahap pertama ibu kota baru ini menyedot 500 miliar pound Mesir atau setara Rp. 250 triliun.

Sedangkan untuk pembangunan tahap kedua akan dimulai pada akhir 2024 hingga 2027 mendatang dengan kebutuhan investasi mencapai Rp. 150 triliun, hingga diikuti oleh pembangunan tahap ketiga dan keempat. msr-01/dsy

Berita Terbaru

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

PLN UPT Madiun Lakukan Pemeliharaan Jaringan Tanpa Padam, Pasokan Listrik Tetap Aman

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Jawa Timur melalui program pemeliharaan jaringan tanpa p…

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategi mengatasi masalah banjir berulang di kawasan Ketintang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Petani hingga Pengepul Meringis, Harga Ikan Tawar di Lamongan Anjlok Lebih dari 50 Persen

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang panen raya ikan air tawar yang terjadi bersamaan dengan cuaca buruk (ekstrem) memicu banyak kerugian bagi para petani…

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap melanda kawasan Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Balai Besar Wilayah…