Proyek Irigasi Rp 100 Juta di Morosunggingan Jombang Molor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan saluran irigasi di Desa Morosunggingan, Peterongan, Jombang belum selesai dikerjakan. SP/Sarep
Bangunan saluran irigasi di Desa Morosunggingan, Peterongan, Jombang belum selesai dikerjakan. SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pengerjaan rehabilitasi irigasi tersier saluran cor bertulang di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang belum selesai dikerjakan meski telah melewati tahun anggaran. 

Rehabilitasi irigasi tersier saluran cor bertulang di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang sepanjang 181 meter, itu hingga kini masih belum selesai. Padahal proyek yang menelan anggaran APBN tahun anggaran 2023 sebesar Rp 100 juta dari Kementerian Ketenagakerjaan seharusnya sudah rampung pada 10 Desember 2023.

Namun, pantauan di lokasi masih nampak sejumlah pekerja yang melakukan pengerjaan, dan dibagian ujung, terlihat baru selesai dilakukan pengecoran. 

"Masih belum selesai dikerjakan, ada pekerjanya. Kayaknya melakukan acian pada saluran irigasi," kata salah seorang warga sekitar, Kamis (11/01/2024). 

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, perempuan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi proyek saluran irigasi cor bertulang, mengungkapkan jika sebagian baru selesai dilakukan pengecoran. 

"Yang ujung (bawah rumpun bambu) sebelah selatan makam, malah baru selesai di cor. Materialnya juga masih berserakan di tepi jalan, belum dibersihkan," kata perempuan paruh baya ini menambahkan. 

Diketahui, di papan informasi proyek tertulis waktu pengerjaan rehabilitasi irigasi tersier saluran cor bertulang tersebut selama 15 hari. Terhitung mulai 25 November 2023 hingga 10 Desember 2023. Dengan jumlah tenaga kerja rata-rata per hari sebanyak 40 orang. 

Namun, di papan data kegiatan tidak disebutkan pelaksana kegiatan, rehabilitasi irigasi tersier saluran cor bertulang di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. 

Terpisah, Kepala Desa Morosunggingan Sunaryo tidak menampik kalau pengerjaan rehabilitasi saluran irigasi, yang menggunakan anggaran APBN 2023 tersebut molor dari jadwal. Bahkan melewati tahun anggaran. 

"Mungkin ya, kurang seminggu lagi selesai," kata Sunaryo kepada media, Rabu (10/01/2024). 

Ia beralibi jika faktor hujan menjadi penyebab molornya waktu pengerjaan saluran irigasi tersebut. "Ya kena hujan, jadi pengerjaan molor. Debut airnya tinggi, ydi bendung sisi selatan ambrol kena air. Seumpama gak hujan sudah selesai itu," tegasnya. Sarep

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…