Ribuan Jamaah Mafia Sholawat dari Kabupaten Trenggalek Ikuti Sholawat Kebangsaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan jamaah Mafia Sholawat dari Kabupaten Trenggalek ikuti Sholawat Kebangsaan menjemput Ganjaran dan Keberkahan bersama KH. Muhammad Ali Shodiqin.
Ribuan jamaah Mafia Sholawat dari Kabupaten Trenggalek ikuti Sholawat Kebangsaan menjemput Ganjaran dan Keberkahan bersama KH. Muhammad Ali Shodiqin.

i

SURABAYA PAGI Trenggalek- Ribuan jamaah Mafia Sholawat dari Kabupaten Trenggalek ikuti Sholawat Kebangsaan menjemput Ganjaran dan Keberkahan bersama KH. Muhammad Ali Shodiqin.

Gus Ali Gondrong sapaan akrab pendiri Mafia Sholawat Indonesia menyapa ribuan santri bertempat di alun-alun Kabupaten Trenggalek, Selasa (16/1/2023).

Tidak hanya dari Trenggalek, tampak ratusan anak muda hingga orang paruh baya juga hadir dari berbagai daerah tetangga. Mereka, juga merupakan jamaah Mafia Sholawat.

Mereka ikut berbaur dengan jamaah yang lain serta bersama-sama melantunkan Sholawat pada baginda Nabi Muhammad SAW. yang dimulai sekitar pukul 21.00 Wib. Dari sambuatan panitia lokal, mengingatkan bahwa pada tgl 14 Februari adalah peringatan hari valentine yang juga nantinya akan diadakan pesta demokrasi, yakni pemilihan presiden Republik Indonesia.

"Ingat-ingat semua yang hadir khususnya para milenial atau pemilih pemula, tanggal 14 februari nanti ada pemilihan presiden, jangan sampai ketiduran, pilihan anda menentukan masa depan Indonesia," kata Gus Ali.

Juga disampaikan dalam wejangan dan tausyiah KH Muhammad Ali Shodiqin, pendiri Mafia Sholawat Indonesia, beda pilihan itu hal biasa, tapi menjaga persatuan harus tetap dijaga. Mau pilih Calon Presiden 01 (Anis-Muhaimin) monggo, mau pilih 02 (Prabowo-Gibran) silahkan, dan kalau jamaah Mafia Sholawat mau pilih Capres 03 Pak Ganjar-Mahfud seperti saya, juga tidak apa-apa.

"Tapi mari dalam sholawat kebangsaan ini bersama-sama menjemput Ganjaran & Keberkahan dengan memilih Capres Ganjar - Mahfud," ungkapnya.can

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…