SMPN 2 Sidoarjo Bentuk Karakter Siswa dengan Outdoor Learning

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SMP Negeri 2 Sidoarjo
SMP Negeri 2 Sidoarjo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Belajar di luar kelas (Outdoor Learning) merupakan suatu program yang diadakan sekolah tiap tahun sekali, dengan cara mengajak peserta didik belajar di luar kelas.

Seperti halnya sekolah SMP Negeri 2 Sidoarjo, melakukan program pembelajaran di luar kelas yang tentunya sangat menyenangkan bagi siswa siswi, para guru pendidik,  juga kepala sekolahnya.

Kegiatan Outdoor Learning juga merupakan pelaksanaan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)  sebagai implementasi metode pembelajaran dalam kurikulum merdeka belajar.

Dalam hal ini  memungkinkan untuk mengenalkan beberapa aspek dalam pembentukan pendidikan  berkarakter siswa di lapangan seperti beragama (aspek religi), gotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kebhinekaan untuk berkolaborasi yang muaranya menumbuhkan kebiasaan perilaku yang baik menjadi suatu karakter, selain mengenal budaya kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan. 

"Melalui kegiatan ODL ini, " Kami bisa belajar bersama di luar kelas, saling mengenalkan etika kehidupan, mengenal lingkungan, kekayaan budaya dan kami bisa belajar beberapa kegiatan seperti sholat bersama, cara makan bersama dan berinteraksi sosialitas yang baik dari tempat lain ketika kami  melaksanakan ODL ke  Jogjakarta Rabu besok (31/1)." Ujar salah satu siswa kelas  8.

Tentu saja untuk melaksanakan kegiatan ini persiapan harus benar-benar matang. Juga harus bekerja sama dengan pihak orang tua lewat paguyuban sekolah.    

Untuk pembiayaan  rata rata siswa dikenakan biaya investasi personal oleh sekolah dengan nominal yang telah ditentukan senilai  dengan seberapa jauh kegiatan tersebut di gelar.

Hal dibenarkan oleh  Kasek SMPN 2 Sidoarjo, Drs Abd, Qodim, MSi melalui, Imam Muchdi  Litbang Pendidikan dan Pengembangan di sekolah ini, " Kami juga membantu para siswa miskin dan anak yatim agar tetap ikut dalam kegiatan outdoor learning, sedang siswa yang berhalangan sekolah tetap mengajak Outdoor Learning jarak pendek di seputar Sidoarjo,  tandasnya, Senin (29/1), kemarin.

Dari keterangan yang terhimpun ODL di sekolah, bukan semata rekreasi namun juga sebagai Project Based Learning mata pelajaran ( mapel), " Para siswa bisa belajar sejarah mengenal langsung situs secara nyata di tempat lain, berinteraksi langsung dengan para wisatawan mancanegara menggunakan komunikasi bahasa inggris sebagai implementasi mata pelajaran bahasa inggris di sekolah, " ketika para siswa kelas 9 saat berkunjung ODL di Bali yang banyak dikunjungi para turis dari berbagai negara" ungkapnya.

Selain itu siswa akan aktif belajar pada objek seni  budaya lokal di tempat lain sehingga secara nyata akan membuat siswa lebih leluasa bereksplorasi, mendapat referensi seni khas daerah, misalnya Kota Semarang terkenal dengan budaya atau seni apa, sehingga penguasaan pengetahuan lebih dapat tercapai maksimal.

Pelaksanaan outdoor learning adalah untuk memperluas pengetahuan peserta didik, lebih terampil dalam menggunakan Bahasa, memperkenalkan peserta didik kepada objek wisata atau budaya yang berkaitan dengan pelajaran " intinya Ketika ODL sekolah mengajak peserta didik mengamati dan meneliti objek wisata yang ada, melakukan proses belajar mengajar melalui metode langsung berupa pengamatan dan pengalaman yang tentunya secara akademik para siswa bisa membuat suatu kajian, laporan kegiatan secara tertulis ( literasi) mengenai pengalaman selama kegiatan ODL yang disajikan saat akhir tahun ajaran yang disaksikan para orang tua wali murid dan para guru di sekolah." Tuturnya.

Selanjutnya juga disebutkan pula ,sedikitnya menggunakan 11 armada bus untuk angkutan siswa yang akan berangkat ODL ke Yogyakarta dengan lisensi kelayakan yang sudah dinyatakan baik oleh Dishub Sidoarjo agar menjamin keselamatan dan kenyaman para siswa siswi selama kegiatan berlangsung. Hdk/hik

Berita Terbaru

Balai POM Bima Perkuat Peran Kader Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Keamanan Pangan

Balai POM Bima Perkuat Peran Kader Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Keamanan Pangan

Jumat, 08 Mei 2026 07:40 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima -  Balai POM di Bima, Nusa Tenggara Barat kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan ekosistem sekolah yang sehat dan mandiri. …

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…