KPU Jombang Gelar Simulasi Pemungutan Suara Kedua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Jombang -  KPU Jombang menggelar simulasi pemungutan suara Pemilu 2024. Simulasi ini fokus pada tahap pemungutan suara hingga proses penghitungan suara.

Simulasi digelar di halaman kantor KPU Jombang, Jalan KH Romli Tamim, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Di lokasi sudah ditata tempat pemungutan suara (TPS) oleh pihak KPU Jombang.

Semua perangkat berkaitan dengan pemungutan suara disiapkan di dalam TPS. Mulai dari surat suara, bilik suara, tinta dan perangkat lainnya.

Ketua KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi mengatakan, kegiatan simulasi ini merupakan kegiatan simulasi kedua yang digelar KPU Jombang. Simulasi pertama hanya melibatkan internal KPU Jombang.

"Yang kedua ini kita mengundang steakholder, serta masyarakat," ujarnya, Jumat (02/02/2024).

Ia menegaskan, dalam simulasi ini terdapat dua tujuan, yakni yang pertama sebagai tindak lanjut atas bimtek-bimtek yang dilakukan bersama PPK, PPS maupun KPPS.

"Tujuan yang kedua ini sekaligus sosialisasi pada steakholder, dan alhamdulilah pak Pj Bupati tadi juga hadir, forkopimda juga, kemudian masyarakat, partai politik," ujarnya.

Ia pun berharap agar kedepannya, masyarakat, KPPS dan semua steakholder bisa mengetahui gambaran pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

"Harapannya, agar ada pemahaman, ada gambaran, bagaimana kegiatan pemungutan dan penghitungan suara, di TPS. Jadi badan adhoc kita, terutama KPPS, bisa melaksanakan dengan baik, kemudian steakholder, bersama partai politik, juga bisa mengetahui proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS nanti," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa proses pemungutan dan penghitungan suara nantinya, akan berbeda dengan proses pemilu sebelumnya. Hal ini dikarenakan KPU berupaya membuat cara atau metode baru, khususnya dalam proses hitung cepat nantinya.

"KPU berupaya, untuk membuat hal-hal baru, salah satunya itu penyederhanaan formulir-formulir, kemudian pengaturan norma-norma yang lain, misalnya kalau pemilih DPTB, dulu bisa memilih sejak awal TPS dibuka jam 7 itu, tapi sekarang mulai jam 11.00 WIB, baru bisa menggunakan hak pilihnya, itu salah satunya," kata Burhan.

"Kemudian yang baru lagi, terkait dengan, sirekap, jadi sistem rekapitulasi (sirekap), nanti kita dibantu dengan aplikasi namanya sirekap, sehingga rekap itu bisa dilaksanakan secara cepat ya, kemudian masyarakat juga bisa memfoto, mendokumentasikan hasil dari C hasil, yang berupa Plano itu, yang itu kemudian akan di-scan oleh aplikasi sirekap, sehingga hasilnya bisa segera diketahui," pungkasnya. Jb-01/ham

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …