Meski 7 Bisnisnya Bangkrut, Harta Raffi-Nagita, Rp4,6 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Meski bisnis Raffi Ahmad-Nagita Slavina banyak yang bangkrut, konon harta kekayaan mereka masih terbilang fantastis. Bahkan, Raffi Ahmad disebut-sebut sebagai artis terkaya ketiga di Tanah Air.

Raffi belakangan juga dikenal sebagai Sultan Andara dengan gurita bisnis yang luar biasa besar.

Dengan semua pencapaian tersebut, tak heran bila beredar spekulasi soal jumlah harta kekayaan Raffi yang sampai di angka triliunan Rupiah.

Dilihat di Net Worth Spot yang fokus pada pencapaian akun Instagram @raffinagita1717, ayah dua orang anak itu diperkirakan memiliki harta kekayaan bersih sampai sebesar USD187,9 juta atau setara Rp2,9 triliun.

Bahkan Raffi dan Nagita diperkirakan memiliki harta kekayaan sampai USD300,65 juta atau setara Rp4,6 triliun. Angka ini bisa tercapai bila mempertimbangkan berbagai penghasilan Raffi dan Nagita di luar pencapaian mereka di Instagram.

Ditelusuri lebih jauh oleh Net Worth Spot, Raffi dan Nagita diperkirakan mendapatkan hingga USD75,16 juta atau sekitar Rp1,16 triliun dalam setahun.

 

Pendapatan Tahunan Iklan RANS

 Social Blade, perusahaan pelacak statistik dan analitik media sosial, memperkirakan pendapatan tahunan dari iklan RANS Entertainment saja adalah US$577,8 ribu hingga US$19,4 juta (Rp8,29 miliar hingga Rp284 miliar).

Meski begitu, harta kekayaan Raffi Ahmad belum bisa menyalip harta kekayaan milik penyanyi multitalenta Agnez Mo yang tengah melebarkan kariernya di Amerika Serikat.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina adalah pasangan artis asal Indonesia yang kerap disebut ‘sultan’ berkat gaya hidup mewahnya. Keduanya memang memiliki berbagai jenis bisnis yang diduga jadi sumber kekayaan mereka

Tak hanya sukses berkarier di dunia showbiz, suami dari Nagita Slavina ini memiliki deretan kerajaan bisnis mulai dari makanan, minuman, kosmetik hingga entertainment.

 

7 Usahanya Dikabarkan Bangkrut

Namun belakangan, bisnis dari ‘sultan’ Andara ini dikabarkan bangkrut. Setidaknya ada tujuh bisnis Raffi Ahmad yang tidak bertahan lama dan tutup dalam beberapa tahun sejak diluncurkan.

Ini daftar bisnis Raffi Ahmad yang bangkrut berdasarkan rangkuman Infobank, Mango Bomb

Minuman olahan buah mangga yang berasal dari Thailand sangat popular di Indonesia pada 2017 lalu. Rupanya, peluang tersebut dimanfaatkan betul oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina dengan mengeluarkan produk bernama Manggo Bomb.

Diketahui, mereka membuka gerai pertama Mango Bomb di Setiabudi One, Kuningan, Jakarta, pada 25 Agustus 2017 lalu. Tak berapa lama, gerai Mango Bomb membuka cabang di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Tangerang, dan Surabaya, tutup.

 

Ada Gigieat Cake

Dengan merek Gigieat Cake, istri Raffi Ahman ini menjual aneka kue bolu dengan topping cokelat, keju, pandan, pisang susu, hingga buah bery.

Tingginya antusias masyarakat tersebut, membuat Nagita berani membuka gerai di berbagai kota hingga Bekasi, Serpong, hingga Bandung.

Namun sayangnya, pada akhir 2019, Gigieat sudah tutup karena tren kue kekinian sudah meredup seiring dengan menurunnya penjualan Gigieat Cake.

 

Ada Nagitoz

Tak hanya menjual minuman dan kue kekinian, rupanya Nagita dan Raffi juga sempat memproduksi camilan ringan dengan merek Nagitoz, yang dijual di minimarket dan marketplace.

Nagitoz sendiri adalah camilan keripik dengan bahan dasar talas yang tersedia dalam empat pilihan rasa, yaitu bawang, keju, pedas, dan barbeque.

Tak hanya menjual minuman dan kue kekinian, rupanya Nagita dan Raffi juga sempat memproduksi camilan ringan dengan merek Nagitoz, yang dijual di minimarket dan marketplace.

Nagitoz sendiri adalah camilan keripik dengan bahan dasar talas yang tersedia dalam empat pilihan rasa, yaitu bawang, keju, pedas, dan barbeque.

Lagi-lagi, keripik talas ini telah berhenti produksi lantaran sudah tak ditemukan di minimarket dan marketplace sejak 2020 lalu.

 

King Kong Snack

Selain Nagitoz, Raffi Ahmad juga diketahui memproduksi bisnis camilan keripik berbahan singkong, yakni King Kong Snack. Cemilan ini juga bisa ditemukan di marketplace dan minimarket dengan varian rasa original, keju, barbeque, dan pedas.

Serupa dengan nasib Nagitoz, camilan seharga Rp10 ribu ini sudah tidak ditemukan lagi di minimarket dan tidak terdengar kabar.

Pada tahun 2017 lalu, keduanya sempat membuka bisnis kuliner dengan menu mi ayam khas Jawa, bakmi khas China, bakmi cumi cabe ijo, hingga nasi ayam barbeque.

Pada saat itu, Bakmi RN sudah mempunyai sejumlah cabang di mal-mal besar di Indonesia. Namun, lagi-lagi setelah dua tahun berjalan, nasib Bakmi RM sama persis dengan bisnis kuliner Raffi dan Nagita lainnya yang bangkrut.

 

RA Jeans- RANS Nusantara

Melalui bisnis fashion, Raffi Ahmad sempat mengeluarkan koleksi produk celana jeans dengan label RA Jeans, Namun, bisnis ini juga tidak bertahan lama berldi mana gerai-gerai RA Jeans tutup.

Terakhir pada 2022 lalu, RANS Entertainment milik Raffi Ahmad berkolaborasi dengan Dio Living meluncurkan RANS Nusantara, yakni bisnis mebel atau furniture yang bekerja sama dengan para desainer dan pengrajin lokal.

Pada akhirnya, bisnis pasangan suami istri itu tak bertahan lama lantaran pecah kongsi antara Raffi dengan pihak yang bekerja sama dengannya..

 

Pendidikan Raffi

Diketahui Raffi bersekolah di SD Taruna Bakti Bandung lalu dilanjutkan ke SMP Negeri 5 Bandung. Lalu Raffi melanjutkan lagi pendidikannya ke SMA Negeri 5 Bandung sebelum pindah ke Jakarta untuk berkarier. Setibanya di Ibu Kota, Raffi pindah ke SMA Negeri 16 Jakarta.

Raffi sebenarnya sempat berkuliah di Universitas Paramadina dan Universitas Terbuka. Namun Raffi pernah mengaku cuma berkuliah selama sepekan karena kesibukannya di dunia hiburan. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Wujudkan Ketahanan Pangan Dampak Dinamika Global, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Salurkan Bantuan CPP

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyalurkan bantuan pangan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada ribuan warga di…

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Khofifah Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, Cegah Sengketa dan Penyusutan Aset

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan pesantren, perguruan tinggi, dan masyarakat u…

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Libatkan 56 Bidang Lomba, LKS Dikmen Jatim 2026 Perluas Kompetisi Lintas Jenjang

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Provinsi Jawa …

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Investasi Raksasa US$600 Juta di JIIPE Gresik, Industri Melamin Siap Dorong Ekonomi dan Efisiensi Energi

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Arus investasi besar kembali mengalir ke sektor industri kimia nasional. Pembangunan pabrik melamin senilai sekitar US$600 juta di J…