SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingin tahu harta kekayaan, Raffi Ahmad? Menurut informasi, total kekayaannya mencapai Rp 1 triliun.
Raffi Ahmad telah melaporkan harta kekayaannya yang mencapai Rp1 triliun itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Total harta kekayaan ini terdiri dari berbagai aset seperti tanah dan bangunan, kendaraan, surat berharga, dan aset lainnya. Raffi juga memiliki utang sebesar Rp136 miliar.
Saat kaya raya, Raffi Ahmad, ditunjuk Presiden Prabowo, menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Saat karir berkibar sejak pemerintahan Jokowi hingga Presiden Prabowo, Raffi Ahmad, mengajak keluarga besarnya ikut berpolitik. Inikah yang disebut dinasti politik ala Raffi Ahmad.
***
Tercatat, adik dan iparnya juga aktif di jalur politik separtai di PAN. Nisya Ahmad, dilantik sebagai anggota DPRD Jawa Barat periode 2024-2029. Sementara Jeje Govinda, suami Syahnaz Sadiqah, adiknya menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.
Tak ketinggalan, Barry Tamin, suami dari Caca Tengker (adik Nagita Slavina), dipercaya menjadi Komisaris Independen Sarinah.
Menanggapi fenomena ini, Amy Qanita, ibu Raffi Ahmad, mengakui di respon oleh publik pro dan kontra. Sebagai ibu single parent, Amy Qanita memilih untuk tetap berpikiran positif. Ia menyebut pilihan anaknya, bagian dari amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab.
"Yang penting sekarang dijalani dengan baik. Kalau Nisya sudah jadi anggota dewan, ya kerjakan dengan sungguh-sungguh," kata Amy Qanita saat ditemui di Studio Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2025).
Amy Qanita mengatakan meskipun anak-anaknya sibuk, mereka tetap menjaga komunikasi, baik melalui telepon maupun mengikuti aktivitas mereka di media sosial.
"Sudah biasa dari dulu sibuk sejak Raffi. Jadi nggak terlalu terbawa suasana. Komunikasi setiap hari sudah cukup buat saya," tutur Amy Qanita. Ini bisa dicontoh keluarga mana pun. Ternyata, Raffi Ahmad, pada usia 38 tahun semakin menancapkan eksistensinya di dunia politik dan pemerintahan Indonesia.
***
Raffi Farid Ahmad, kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 17 Februari 1987, dikenal sebagai artis yang serba bisa. Karier Raffi Ahmad pada bidang hiburan sangat beragam, mulai dari pembawa acara, aktor dan bahkan pengusaha.
Dia merupakan anak sulung dari pasangan Munawar Ahmad dan Amy Qanita. Raffi Ahmad memiliki dua adik perempuan Nisya Ahmad dan Syahnaz Sadiqah, yang juga berkarier di dunia hiburan.
Kehidupan pribadinya pun selalu menjadi sorotan publik, terutama setelah menikah dengan aktris dan pengusaha Nagita Slavina pada 17 Oktober 2014. Pasangan itu dikaruniai dua anak, Rafathar Malik Ahmad yang lahir pada 15 Agustus 2015, dan Rayyanza Malik Ahmad, lahir pada 26 November 2021.
Dikutip dari akun Antara, Raffi Ahmad mengawali karier di dunia hiburan pada tahun 2001 sebagai seorang aktor remaja. Peran-peran awalnya dalam sinetron seperti "Tunjuk Satu Bintang" dan "Senandung Masa Puber" membuat namanya mulai dikenal publik.
Dia mencapai puncak popularitas ketika menjadi pembawa acara di berbagai program televisi, seperti "Dahsyat" dan "Pesbukers".
Karisma dan kemampuan improvisasi yang baik membuat dia menjadi salah satu presenter favorit di Indonesia.
Tidak hanya di dunia sinetron dan presenter, Raffi Ahmad juga terjun ke dunia perfilman. Beberapa film yang dibintanginya antara lain "Love is Cinta "(2007), "Me vs Mami" (2016), dan "Rafathar: The Movie" (2017).
Selain itu, Raffi juga mencoba dunia tarik suara dengan bergabung dalam grup vokal Bukan Bintang Biasa (BBB), yang dibentuk oleh Melly Goeslaw. Lagu-lagu BBB sempat menjadi hit di pertengahan tahun 2000-an.
Nama besar Raffi Ahmad pada dunia hiburan juga dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang dia kantongi, antara lain Presenter Musik dan Variety Show Favorit ajang Panasonic Gobel Awards pada 2013, 2014, 2015 dan 2017); Selebriti Pria Terfavorit Insert Awards (2018); dan Program Digital Terfavorit untuk RANS Entertainment dari Indonesian Television Awards (2020).
Selain sukses di dunia hiburan, Raffi Ahmad juga meraih kesuksesan pada dunia bisnis. Bersama sang istri, Nagita Slavina, dia mendirikan perusahaan media RANS Entertainment pada 2015.
RANS Entertainment awalnya berfokus pada konten video YouTube, namun, kini telah berkembang menjadi salah satu perusahaan bidang hiburan terkemuka di Indonesia dengan produksi konten yang beragam, mulai dari vlog, acara hiburan, hingga program reality show.
Popularitas RANS Entertainment di media digital membuat Raffi dan Nagita semakin dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Mereka bahkan merambah ke bidang bisnis lain, seperti kuliner, fesyen, dan olahraga.
Salah satu pencapaian besar Raffi di dunia bisnis adalah ketika dia membeli klub sepak bola Cilegon United pada 2021 dan mengubah namanya menjadi RANS Cilegon FC (kini RANS Nusantara FC), yang berlaga di Liga 2 Indonesia.
Selain dunia sepak bola, bisnis olahraga Raffi Ahmad juga merambah kepada olahraga basket. Dia diketahui memiliki klub Basket Rans Simba Bogor yang berlaga di IBL.
Kesuksesan Raffi Ahmad pada dunia bisnis dan hiburan juga membuat dia dijuluki "Sultan Andara", merujuk pada tempat tinggalnya di kawasan Andara, Depok, Jawa Barat.
Selain itu, kiprahnya pada dunia bisnis juga membuat dia diangkat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Bidang Pariwisata dan Industri Kreatif periode 2024-2029 pada awal Oktober.
Dengan lebih dari 70 juta pengikut di media sosial seperti Instagram dan 20 juta pelanggan di YouTube, Raffi Ahmad juga dikenal sebagai salah satu influencer (pemengaruh) terbesar di Indonesia.
Aktivitasnya di media sosial, yang sering memperlihatkan kehidupan pribadinya, membuatnya semakin dekat dengan para penggemar. Dia kerap berbagi momen-momen keluarga, perjalanan bisnis, hingga kolaborasi dengan sesama selebritas.
Tak hanya itu, saat ini Raffi Ahmad seringkali membagikan kedekatannya dengan tokoh-tokoh politik pada lingkaran Prabowo Subianto. Saat masa kampanye, dia menjadi bagian dari tim pendukung kemenangan pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran.
Kehidupan pribadi Raffi yang terbuka, terutama melalui kanal YouTube RANS Entertainment, menambah daya tarik dan popularitasnya. Tidak hanya sekadar hiburan, ia juga menggunakan platformnya untuk berbagi cerita inspiratif, membangun citra pemerintah, dan mempromosikan produk-produk bisnisnya.
Di balik kesuksesannya, Raffi Ahmad juga menghadapi beberapa tantangan dan kontroversi sepanjang kariernya. Pada 2013, dia sempat tersandung kasus narkoba dan ditahan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).
Namun, setelah menjalani proses hukum dan rehabilitasi, Raffi Ahmad kembali bangkit dan melanjutkan kariernya di dunia hiburan.
Insiden tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Raffi dan membuat dia semakin berhati-hati dalam menjalani kehidupannya sebagai figur publik.
Raffi juga pernah dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dari Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand. Ini menimbulkan perdebatan karena kredibilitas lembaga tersebut.
Universal Institute of Professional Management (UIPM), tidak diakui Ditjen Pendidikan Tinggi, Kemendikubudristek.
***
Putra dari pasangan Munawar Ahmad (alm) dan Amy Qanita ini menjalani beberapa bisnis dengan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep. Adapun, bisnis yang dimiliki Raffi, yaitu RANS Nusantara Hebat (kuliner dan UMKM), RANS Music, RA Pictures, Rans Animation Studio, RANS E-Sport, RAN Cilegon FC, RANS Beauty, dan RANS Zoo.
Selain dalam dunia bisnis dan hiburan, Raffi juga mulai merambah dunia politik. Raffi pernah ikut meninjau Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) di Lembang, Bandung Barat, pada 22 Agustus 2024 bersama Gibran dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Tak berhenti disitu, Raffi Ahmad pernah alami kehidupan pahit. Ia diduga terlibat dalam tindak pidana pencucian uang. Dugaan ini dihembuskan oleh National Corruption Watch (NCW) dalam unggahan video siniarnya di kanal YouTube resmi. Bos RANS Entertainment itu pun membantah tuduhan NCW ihwal tudingan tersebut. “Hal itu tidak benar,” ucap Raffi Ahmad dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 5 Februari 2024.
***
Catatan jurnalistik saya, berkarir di dunia politik memang penuh tantangan. Selain persaingan yang ketat, ada juga berbagai faktor lain yang membuat perjalanan seorang politisi tidak mudah. Beberapa faktor yang menjadi tantangan utama antara lain kompetisi yang tidak sehat, isu nepotisme, serta kurangnya etika dalam berpolitik.
Bahkan politik sering kali dikaitkan dengan praktik korupsi dan kurangnya etika. Hal ini membuat banyak orang merasa bahwa politik bukanlah dunia yang harus dihargai, dan dapat memicu apatisme pada generasi muda.
Praktis kompetisi dalam politik sangat ketat, terutama di tingkat nasional dan regional. Raffi mulus mulus saja. Padahal, banyak orang ingin masuk ke dunia politik, sehingga persaingan menjadi sangat ketat.
Saya akui politik adalah permainan jangka panjang. Contoh Kris Dayanti. Ia mewakili seorang politisi yang harus bersabar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan politiknya. Usai gagal maju ke Senayan, ia juga gagal jadi Wali Kota Batu. Ini adalah tantangan bagi mereka yang ingin cepat berhasil.
Catatan jurnalistik saya, saat ini ada beberapa artis yang terjun di dunia politik di Indonesia antara lain Aura Kasih, Anisa Bahar, Narji, Denny Cagur, Once Mekel, Chef Arnold, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Ahmad Dhani, Krisdayati, Desy Ratnasari, Eko Patrio, Rano Karno, dan Pasha. Ahmad Dhani, Krisdayati, dan Desy Ratnasari, Rieke Diah Pitaloka, Verrel Bramasta ,Kris Dayanti,Venna Melinda, Harvey Malaiholo dan Nico Siahaan.
Mereka adalah artis yang sebelumnya sukses di dunia hiburan dan kemudian terjun ke dunia politik.
***
Konon masuk dunia politik itu tidak mudah. “Mencalonkan diri untuk jabatan politik berarti mengambil langkah menuju hal yang tidak diketahui,” tulis Vince Cable dalam buku How To Be a Politician (2022).
Vince terkenal sebagai pemimpin partai politik Demokrat Liberal 2017-2019. Kenyang pengalaman di parlemen dan pernah masuk kabinet PM Inggris David Cameron sebagai Menteri Perdagangan (Secretary of State for Business and Trade).
Dinamika politik sangat cepat, maka setiap orang “menuju pada hal hal yang tidak diketahui”. Oleh karenanya, dalam buku barunya itu, Vince mengutip pendapat mantan Perdana Menteri Inggris John Major era 90-an: “Persyaratan pertama dalam politik bukanlah kecerdasan atau stamina, melainkan kesabaran. Politik adalah permainan jangka panjang dan kura-kura biasanya akan mengalahkan kelinci.”
Politik memang butuh kerja-kerja ekstra dan panjang, tidak setahun dua tahun, atau lima tahun sekali. Seleksi yang panjang dan melelahkan. Ini adalah tantangan ketika terjun ke dunia politi.
Kasus keluarga Raffi, gambaran setiap orang bisa menjadi politikus. Ia buktikan tak perlu harus orang yang lulusan jurusan politik.
Apakah Raffi terus-meneruslah belajar baik politik, ekonomi, maupun sosial, dan lain-lain?. Belum ada yang mengakui.
Secara umum peran dan tanggung jawab politisi adalah kepada masyarakat dan pemerintah. Politikus menjadi penyambung informasi dari rakyat ke pemerintah dan sebaliknya. Juga, ikut merumuskan undang-undang demi kesejahteraan rakyat.
Nah apakah dalam membangun dinasti politiknya Raffi memperkuat kekuasaan politik yang didasarkan pada hubungan keluarga atau ikatan darah, di mana kekuasaan politik diturunkan atau diwariskan kepada anggota keluarga atau kerabat dekat.? Tampaknya Raffi masih baru mulai.
Dalam pandangan saya, membangun dinasti politik" bisa memiliki beberapa cara.
Antara lain mendorong anggota keluarga untuk menjadi calon politisi, mempromosikan mereka dalam berbagai jabatan politik, atau menggunakan kekuasaan politik untuk mendukung kepentingan anggota keluarga seperti yang sudah dipraktikan Raffi.
Apakah Raffi, akan mewariskan kekuasaannya kepada anggota keluarga melalui jalur politik, seperti melalui jabatan politik atau melalui dukungan politik yang diberikan kepada anggota keluarga. Belum kelihatan.
Konsep dinasti politik lazimnya, seorang tokoh politik menggunakan hubungan keluarga untuk memengaruhi keputusan politik, mendapatkan dukungan politik, atau mempengaruhi kebijakan pemerintah.
Contoh dinasti politik di Indonesia yang telah terjadi adalah dinasti Ratu Atut di Banten, dinasti Fuad Amin di Bangkalan, Madura, dan dinasti Limpo di Sulawesi Selatan, selain Jokowi. Kekuasaan politiknya seringkali diwariskan atau dikuasai oleh anggota keluarga. Kini, dinasti politik juga menjadi isu yang banyak diperdebatkan, terutama mengenai dampaknya terhadap demokrasi, efektivitas pemerintahan, dan potensi korupsi. Presiden Joko Widodo dinilai paling banter membangun dinasti politik. Hal itu diyakini untuk melanggengkan kekuatan Jokowi meski dari balik layar.
Tak sedikit omongan bahwa politik itu kotor. Apakah benar olitik tidak kotor? Yang disebut kotor karena orang-orang di dunia politik yang telahnya membuatnya kotor. Makanya, pemuda perlu memberikan pembaruan, perubahan signifikan. Kita tunggu apakah Raffi Ahmad, akan melakukan pembaruan politik yang signifikan untuk bangsa dan negaranya? Wait and see. ([email protected])
Editor : Moch Ilham