Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia: Pilpres Pengaruhi Elektabilitas Parpol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia memotret persaingan ketat partai politik jelang kontestasi Pemilu 2024 pada 14 Februari.

Persaingan tersaji di tiga parpol teratas, yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Salah satu faktor yang mempengaruhi elektabilitas parpol adalah irisan dengan Pilpres 2024.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi memaparkan, dari simulasi 18 nama partai, Gerindra mendapatkan elektabilitas 22,2 persen di posisi pertama.

Lalu diusul PDI Perjuangan 18,3 persen, dan PKB di posisi ketiga dengan elektabilitas 18 persen.

Survei ini digelar pada periode 14-19 Januari 2024 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan melibatkan sampel sebanyak 810 orang.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dan margin of error sekitar ±3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Survei ini memotret preferensi warga Nahdlatul Ulama (NU) dan dinamika elektoral di Jawa Timur.

"Gerindra dan PDIP mengalami fluktuasi paling besar di Jawa Timur dalam sebulan terakhir, sementara partai lain lebih rendah," kata Burhanuddin Muhtadi dalam paparan hasil surveinya, Sabtu (3/2/2024).

Menurut Burhanuddin, temuan ini menarik, lantaran selama ini PKB dan PDIP mendominasi di Jawa Timur.

Dalam analisanya, pergerakan elektabilitas Gerindra salah satunya dipengaruhi oleh tingkat keterpilihan Prabowo-Gibran, pasangan capres-cawapres yang diusung Gerindra di Pilpres 2024.

Dalam survei yang sama, Indikator Politik Indonesia menyebut paslon nomor urut 2 itu mendapat elektabilitas sebesar 56,2 persen Jawa Timur.

Kemudian di urutan kedua ada Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas 19,9 persen, lalu diikuti pasangan Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 15,7 persen.

Di sisi lain, Indikator Politik Indonesia juga memotret bagaimana potensi responden dalam mengubah pilihan.

"Saat ini ada sekitar 30,2 persen basis massa partai yang masih cukup atau sangat besar kemungkinan mengubah pilihan," jelas Burhanuddin. 

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…