Pemkab Lumajang Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Ramadhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, mengupayakan harga bahan pokok (sembako) tetap terjangkau menjelang bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

"Ini sudah mau memasuki bulan puasa, saya menginginkan harga pangan itu stabil, sehingga sembako itu bisa dijangkau oleh masyarakat," kata Penjabat Bupati Lumajang Indah Wahyuni usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang digelar di CCROOM Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Senin (5/2).

Menurutnya, hasil analisis Pemkab Lumajang bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan bahwa Kabupaten Lumajang masih mengalami inflasi karena tingginya harga beras.

"Meskipun demikian, inflasi di Kabupaten Lumajang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan wilayah se- Keresidenan Besuki dan Lumajang (Sekarkijang)," tuturnya.

Untuk menanggulangi situasi tersebut, lanjut dia, pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret seperti menggelar pasar murah guna menstabilkan harga kebutuhan pokok.

"Harga beras di Lumajang masuk sepuluh besar tertinggi di Jawa Timur, baik itu premium maupun medium. Akhirnya kami mengadakan kegiatan gelar pangan murah untuk bisa menstabilkan harga," katanya.

Ia menjelaskan Pemkab Lumajang juga meluncurkan Warung TPID sebagai salah satu upaya untuk menekan angka inflasi dan pihaknya memastikan bahwa Pemkab Lumajang terus berinovasi dan melakukan terobosan guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Kami segera mengadakan operasi pasar dan Warung TPID. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan itu harga beras di Lumajang menjelang Ramadhan bisa stabil," ujarnya.

Pemkab Lumajang sudah beberapa kali menggelar kegiatan pasar murah di beberapa kecamatan dengan harapan harga bahan pokok bisa tetap stabil di pasaran. Lm-01/ham

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…