Dikbud Siapkan Dana Tak Terduga Rp 400 Jutaan untuk Sekolah Terdampak Bencana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu atap sekolah yang roboh akibat bencana puting. SP/ HIKMAH
Salah satu atap sekolah yang roboh akibat bencana puting. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo menyiapkan dana tak terduga, sedikitnya Rp 400 jutaan untuk merehabilitasi sekolah yang rusak akibat bencana alam yang melanda paling para wilayah di tiga kecamatan di antaranya Kecamatan, Prambon, Krian dan Balongbendo.

"Dari tinjuan langsung di lapangan pasca bencana puting beliung kami dapatkan sedikitnya 3 sekolahan rusak tertimpa bencana puting beliung yakni SMPN 1 Krian, SDN 4 Krian dan yang paling para SDN Kedung Wonokerto Prambon yang hingga saat ini siswanya libur pasca bencana puting beliung juga tergenang banjir dari area persawahan di sebelah sekolahan," tandas Bayu pejabat Sarpras Dikbud Sidoarjo.

Selanjutnya masih menurut Bayu, Dikbud bisa berikan bantuan untuk rehab sekolah yang rusak akibat  bencana alam dari dana tak terduga nilainya saat ini mencapai Rp 400 jutaan dalam satu tahun anggaran," jelas.

Bahkan hal ini belum mencukupi, "Makanya kita masih menghitung dahulu seberapa besar kerusakan yang terjadi ,"ujarnya, Senin (05/02/2024) kemarin usai sidak lapangan.

Dana urgent untuk bencana memang sudah disiapkan Dikbud untuk mengantisipasi sekolah yang rusak akibat bencana yang datang sewaktu-waktu.

Dikatakan, lebih lanjut dengan dana tak terduga ratusan juta tersebut maka bantuan dana rehabilitasi sekolah bisa segera dicairkan untuk perbaikan sekolah tanpa harus menunggu APBD 

"Kalau harus menunggu APBD terlalu lama karena baru dapat dicairkan tahun depan," katanya.

Dikatakan, Bayu belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang ada sekolah rusak akibat bencana maka sangat dibutuhkan dana segera untuk rehabilitasi.

"Jangan sampai proses belajar mengajar terhambat gara-gara sekolah rusak akibat bencana. Oleh sebab itu kita telah siapkan dana tak terduga yang bisa digunakan sewaktu-waktu dicairkan," katanya.

Hingga saat ini  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih berkoordinasi, baik dengan BPBD dan kepala sekolah untuk segera menginventarisasi jumlah sekolah yang rusak, termasuk jumlah ruang sekolah dan alat-alat pendukung belajar.

Setelah dilakukan inventarisasi jumlah sekolah yang rusak maka segera disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk dicairkan dana rehabnya.

Sementara itu akibat Angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (04/02/2024), juga langsung direspon cepat Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto.

Bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR), Kalaksa Gatot Soebroto langsung mengunjungi lokasi kejadian di Desa Kedungwonokerto Kecamatan Prambon dan menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga terdampak, Senin pagi (05/02/2024).

Selain meninjau sejumlah rumah warga dan sekolahan terdampak, Kalaksa BPBD Gatot Soebroto  juga meninjau sejumlah fasum yang mengalami kerusakan. Antara lain, Musholla Waqaf Al-Hijrah di Dusun Tanggungan Barat Desa Kedungwonokerto dan SDN Kedungwonokerto di lokasi setempat.

Tim BPBD Jatim juga menyerahkan sejumlah bantuan di antaranya bantuan terpal sebanyak 60 pcs, sekop 12 unit, cangkul 5 unit dan sejumlah bantuan permakanan. Hdk/ hik

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…