Tipu Rp 3,6 M, Hendra Sugianto Dituntut 4 Tahun Penjara

author Budi Mulyono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. SP/Budi Mulyono
Sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hendra Sugianto dituntut selama empat tahun penjara. Residivis dari kasus penggelapan jual beli kayu itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan penipuan terhadap korban, Hadi Djojo Kusumo. 

Dalam kasus ini, korban telah memberikan uang muka (DP) sebesar Rp 3,6 miliar kepada Hendra Sugianto untuk pembelian kayu Meranti Merah sebanyak 4000 m3. Total harganya senilai Rp7,4 miliar. 

Namun, korban tidak pernah mendapatkan kayu seperti yang dijanjikan Hendra Sugianto, sebagaimana tertera dalam kontrak jual beli kayu nomor 007 tersebut. 

Dalam amar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmad Hari Basuki yang dibacakan oleh Jaksa Yulistiono disebutkan, perbuatan Hendra Sugianto dinilai memenuhi unsur pidana dalam pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

"Menuntut, memohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Hendra Sugianto selama empat tahun penjara," tutur Jaksa Yulistiono di ruang sidang Garuda 2, PN Surabaya, Rabu (7/2/2024). 

Lebih lanjut, Jaksa dari Kejati Jatim itu menjelaskan bahwa hal yang memberatkan tuntutan JPU atas perbuatan terdakwa yaitu tidak menyesali dan mengakui perbuatannya. Selain itu, Hendra juga merasa tidak bersalah serta korban mengalami kerugian Rp3,6 miliar. 

"Hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan selama persidangan," kata Yulistiono. 

Terhadap tuntutan tersebut, melalui pengacaranya, terdakwa asal Banjarmasin itu berencana melakukan upaya hukum pembelaan (pledoi) dalam sidang berikutnya. 

"Saya mengajukan pembelaan yang mulia," ujar terdakwa kepada majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik itu. 

Hendra Sugianto sebelumnya pernah dihukum selama 2,5 tahun penjara. Kasusnya yaitu penggelapan uang jual beli kayu jenis Meranti Merah dalam kontrak nomor 006.

Majelis Hakim yang diketuai I Gusti Ngurah Partha Bhargawa saat itu menyatakan Hendra terbukti bersalah melanggar pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas perbuatan terdakwa, korban Hadi Djojo Kusumo menderita kerugian hingga Rp 3.6 miliar. nbd

Berita Terbaru

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Perkuat Pengamanan, PLN Gelar Operasi Grebeg Balon Udara dan Patroli Intensif di Jatim

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 14:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan tradisi Lebaran Ketupat, PT PLN…

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…