Miliki Potensi Ketahanan Pangan yang Besar

Kementan Bakal Optimalkan 20% Pemanfaatan Rawa untuk Produksi Beras Nasional

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Para petani memanen padi di rawa-rawa. Foto: Asep Fathulrahman/ Antara
Ilustrasi. Para petani memanen padi di rawa-rawa. Foto: Asep Fathulrahman/ Antara

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) membidik pemanfaatan lahan rawa guna berkontribusi menanam padi sebesar 20 persen dari produksi beras nasional pada 2026. Hal itu lantaran, Indonesia yang sejatinya memiliki lahan rawa yang dapat dimanfaatkan guna ketahanan pangan.

Direktur Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Idha Widi Arsanti memetakan perkembangan optimalisasi lahan rawa ke dalam tiga tahun. Pada tahun pertama merupakan tahun yang berfokus pada investasi dan didukung oleh Kementerian Pertanian.

“Lahan rawa ini, paling tidak bisa memberikan proporsi sekitar 20 persen dari produksi padi nasional,” ujar Idha, Rabu (14/02/2024).

Menurutnya, program pemilihan Young Ambassador Agriculture (YAA) Petani Muda Lahan Rawa 2024 merupakan langkah awal untuk mewujudkan target tersebut, untuk menarik minat investor kepada usaha pertanian mereka.

“Tahun kedua, harapannya mereka sudah mulai bisa menuai untung,” kata Idha.

Selanjutnya, pada tahun ketiga, Idha berharap  target kontribusi lahan rawa sebesar 20 persen terhadap produksi beras nasional dapat tercapai.

“Potensi lahan rawa ini cukup besar di Indonesia,” ucapnya.

Mengutip data dari Direktorat Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, kata Idha, Indonesia memiliki lahan rawa yang dapat dimanfaatkan untuk ketahanan pangan seluas 34,9 juta hektare.

“Dari 34 juta hektare itu, kan kebayang, ya, berapa anak muda yang dibutuhkan,” kata Idha.

Oleh karena itu, ia mendorong generasi milenial untuk turut berkontribusi dalam optimalisasi pemanfaatan lahan rawa.

Program tersebut terbukti memiliki progres positif, salah satunya merujuk pada kisah Maryoto sebagai Duta Petani Muda Lahan Rawa, Idha mengatakan bahwa sekitar 50 persen anak muda di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, berhasil tergerak untuk ikut menjadi petani muda. Idha juga menjelaskan bahwa Maryoto berhasil menggarap lebih dari 10 ribu hektare lahan rawa sebagai lahan padi. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…