Pemkot Probolinggo Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Warga Lewat Program ‘Ketapang Mas’

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Pelatihan Olahan Pangan Hasil Pekarangan bagi Kader Pangan se-Kota Probolinggo di aula PKK Kota Probolinggo. SP/ PRB
Kegiatan Pelatihan Olahan Pangan Hasil Pekarangan bagi Kader Pangan se-Kota Probolinggo di aula PKK Kota Probolinggo. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menjaga ketahanan pangan warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo Tim Penggerak PKK menggagas program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat atau ‘Ketapang Mas’, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo Fitriawati mengungkap, Program Ketapang Mas memiliki makna yang sangat strategis khususnya dalam mendukung salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan di keluarga dan masyarakat, sehingga penguatan ketahanan pangan harus dimulai dari lingkup terkecil.

"Tak sekadar memenuhi kebutuhan dapur, hasil pekarangan kini didorong menjadi sumber nilai tambah ekonomi, sehingga Pemkot dan TP PKK membekali kader melalui pelatihan olahan pangan hasil pekarangan bagi kader pangan se-Kota Probolinggo," jelasnya, Rabu (29/04/2026).

Sehingga, pihaknya kini tengah fokus memberikan pelatihan yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kader dalam mengelola hasil pekarangan menjadi produk pangan yang sehat, bergizi, serta memiliki nilai tambah ekonomi bagi keluarga.

"Kami ingin mendorong optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga serta ketersediaan hasil pangan yang sehat, bergizi dan berkelanjutan. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi, hasil olahan itu juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap dengan adanya pelatihan tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat diteruskan dengan praktik nyata di lingkungan masing-masing karena lahan sempit bukan menjadi penghalang, tetapi bisa menggunakan polybag. Sehingga, penting meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan berbasis keluarga serta mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif. pr-03/dsy

Berita Terbaru

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pelanggaran privasi terhadap grup K-Pop paling populer sedunia itu kini dihukum penjara. Pelaku pelanggaran privasi grup…