Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono Buka PKN Tingkat II Angkatan II Tahun 2024

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Gubernur Adhy Karyono membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 di BPSDM Prov. Jatim, Jalan Balongsari Tama Surabaya, Selasa (20/2).
Pj Gubernur Adhy Karyono membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 di BPSDM Prov. Jatim, Jalan Balongsari Tama Surabaya, Selasa (20/2).

i

Pj Gubernur Adhy Wanti Peserta Tak 'Latah' dalam Membuat Proyek Reformasi Birokrasi Berdampak

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengingatkan para ASN dengan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi Berdampak sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 di BPSDM Prov. Jatim, Jalan Balongsari Tama Surabaya, Selasa (20/2).

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Adhy meminta dalam mewujudkan reformasi birokrasi berdampak, peserta tidak latah atau ikut-ikutan. Terlebih dalam menyesuaikan tema pelatihan "Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Untuk Peningkatan Pemanfaatan Produk-produk Dalam Negeri Melalui Pemberdayaan Ekonomi Lokal".

"Pada awalnya akan bingung mencari. Lalu memikirkan proyek yang wah. Tapi hati-hati, jangan sekedar latah. Karena proyek yang wah belum tentu bisa diimplementasikan dan membawa peningkatan serta kebermanfaatan," katanya.

Salah satu yang sering dilakukan, sebut Adhy, adalah digitalisasi sistem. Sehingga, seringkali terdapat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terkadang tidak memberikan perubahan berarti.

"Menpan-RB sudah menyatakan bahwa semua aplikasi harus terkoneksi dalam satu aplikasi yang besar, sehingga terkoneksi sebagai sub domain dari Kominfo," katanya.

Selain itu, Adhy mengatakan bahwa Reformasi Birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat adalah hal-hal yang berkenaan dengan pemberdayaan ekonomi.

"Ini juga terkait dengan pemanfaatan produk-produk dalam negeri. Ini bisa berimbas pada penanggulangan kemiskinan yang Alhamdulillah menurun relatif signifikan di Jawa Timur. Karena kemiskinan ekstrem di Jatim turun dari 4,4% atau setara 1.812.210 jiwa pada 2020 menjadi 331.980 jiwa atau 0,82% pada Maret 2023," katanya.

Di akhir, Adhy meminta agar tata kelola pemerintahan juga ditingkatkan. Sehingga birokrasi menjadi lebih baik, lebih terkoordinir, lebih terkontrol, dan lebih akuntabel.

Untuk diketahui, peserta PKN Tingkat II. angkatan kedua ini berjumlah 60 orang yang sebagian berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Tak hanya itu, ada pula peserta dari Pemerintah Kalimantan Timur, Pemerintah Kalimantan Barat, Kab. Barito Utara, Kab. Bulungan, Kab. Fakfak, Kab. Kota Waringin Timur, Kab. Lahat, dan Kab. Pasangkayu.

Pelatihan ini nantinya akan berlangsung selama 107 hari efektif, yakni 20 Februari 2024 hingga 28 Juni 2024. Pelatihan akan dilakukan menggunakan metode blended learning yang akan diisi oleh narasumber dari latar belakang akademisi, praktisi, maupun widyaiswara BPSDM Jatim.

Di tahun 2024 ini sendiri, BPSDM Prov. Jatim kembali dipercaya Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk tiga angkatan sekaligus. Di mana, total peserta mencapai 180 orang.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN RI Basseng dan Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Ramliyanto.Ain

Berita Terbaru

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama warga mulai melakukan…

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang  - Selama musim kemarau 2026 hingga mengakibatkan kekeringan ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, …

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, probolinggo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Bukit Seruni Point, Desa…

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur,…